Mencibir TNI di Sosmed, Pria Ini Akhirnya Mengaku Salah dan Minta Maaf

Mencibir TNI di Sosmed, Pria Ini Akhirnya Mengaku Salah dan Minta Maaf

Sumber foto: twitter

Seorang warga Bukittinggi bernama Yusrizal meminta maaf atas perkataannya terhadap TNI di sosial media. Dikutip dari Republika, Yusrizal merupakan pelaku dugaan ujaran kebencian terhadap TNI.

Pria ini mengaku bahwa dirinya khilaf atas komentar yang menyinggung TNI tersebut sehingga meminta maaf pada keluarga besar TNI dan masyarakat.

Komentar Yusrizal ini viral di media sosial pada 12 Oktober 2017 sekitar pukul 10.00 WIB. Atas temuan tersebut, Korem 032 Wirabraja menugaskan anggotanya agar segera menindaklanjuti karena berada dalam wilayah Kodim 03/04 Agam.

Pelaku ditemui di rumahnya pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB dan bersama tokoh masyarakat setempat langsung dimintai keterangan mengenai maksud dari komentarnya yang berisi agar TNI dibubarkan.

Yusrizal pun dikenakan sanksi wajib lapor sekali dalam dua hari ke Koramil Lubuk Basung. Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam berkomentar maupun menyebarkan informasi di media sosial karena baik informasi positif maupun negatif, dampaknya langsung luas.

Tokoh masyarakat setempat, Syamendra Putra Dt Mulia Basa mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Yusrizal tersebut diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar hati-hati berkomentar di media sosial.

Yusrizal sudah menunjukkan itikad baik dengan mau mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf dan berharap kejadian serupa tidak terulang.

Perilaku Yusrizal ini pun dikomentari oleh pengguna media sosial twitter. Salah satunya adalah akun @ediemusiran yang menyebut bahwa hanya orang- orang yang berkaitan dengan PKI yang menginginkan TNI bubar. “Cuma PKI dn komunis cino yg menginginkan TNI bubar..”

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend