Minta Maaf, Netizen Marahi Penyebar Video 2 Pria Bermesraan

Viral, Video Dua Pria Bermesraan di Depan Umum

Foto: Istimewa

“Sok peduli soal lgbt tp ngawur..!! Salah sangka akhirnya minta maaf.. nanya kagak maen posting di medsos.. kegatelan nih si ibu.. biasanya yg ibu2 kayak gitu Jablay (Jarang dibelay)..” 

Demikian salah satu kicauan netizen pemilik akun @felixsinaga menanggapi permintaan maaf Sri Mulyani, wanita yang pertama kali menyebarkan video 2 pria bermesraan.

Seperti diketahui, video yang merekam peristiwa dua pria bermesraan di atas sepeda motor di jalanan Jakarta menjadi viral. Banyak orang salah sangka bahwa itu adalah adegan mesra pasangan gay. Ternyata dua pria itu bukan pasangan gay.

Ini diklarifikasi sendiri oleh penyebar video itu, yakni akun Facebook Sri Mulyani. Dia menuliskan pernyataannya di akun Facebook-nya, Selasa (26/12/2017) sekitar pukul 19.30 WIB.

“Pernyataan ini sy buat atas kesepakatan dari kedua belah pihak,” tulis Sri menjelaskan bahwa pernyataannya sudah disetujui dua pria yang direkam di videonya itu.

Diceritakan Sri, dia bertemu dengan kerabat pria yang dia rekam di jalanan Kalibata, Jakarta Selatan, itu. Pertemuan berlangsung di mal. Pertemuan itu diawali dengan pesan yang diterimanya dari Mr B, kerabat dua pria di videonya.

Permintaan maaf Sri terus menuai kritik keras netizen. Netizen beranggapan bahwa perbuatan Sri telah merusak kedua pria yang diketahui sebagai saudara tersebut.

“Maaf tak menyembuhkan hati yang terluka, tak memperbaiki nama baik yang sudah rusak. Penyesalan juga tak mengubah masa lalu. Tanpa instropeksi untuk mengubah perilaku, maaf cuma kata-kata penghibur diri aja.” ujar akun @RadPlague.

Sri mau bertemu sekalian mengakhiri hujatan dan ancaman yang dia terima via aplikasi pesan. Dia menganggap hujatan dan ancaman itu sebagai hukuman untuk dirinya. Soalnya, melalui video unggahannya itu, banyak yang menilai pria berboncengan itu adalah pasangan gay, Sri kemudian menjadi sasaran ketidakterimaan publik.

Melalui akun Facebook miliknya, Sri juga menyampaikan perlu kehati-hatian dalam menggunakan media sosial.

“Dan bagi sy ini adalah pelajaran berharga agar lbh hati hati dlm menggunakan sosmed dan agar tidak mudah terprovokasi untuk memviralkan sesuatu tanpa fikir panjang sebab dan akibatnya. Akhirnya mengakibatkan keributan dan orang saling menghujat. Sy mohon maafkan sy yg menyebabkan kisruh di medsos. Sebelum dan sesudahnya sy ucapkan byk terimakasih. ” tulis Sri.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend