Netizen Dukung Sikap Tegas Pemerintah Terkait Penindasan Muslim Rohingya

Netizen Dukung Sikap Tegas Pemerintah Terkait Penindasan Muslim Rohingya

Sumber foto: detik / bintang

Setelah ramai didesak, akhirnya pemerintah menyikapi tragedi penindasan yang dialami oleh kelompok muslim Rohingya di Myanmar.

Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia berkomitmen membantu menyelesaikan permasalahan terhadap etnis Rohingya di Rakhine. Tak hanya itu, Jokowi juga meminta krisis Rohingya segera dituntaskan. “Kita harapkan minggu ini kita kirim lagi bantuan obat-obatan. Sekali lagi, kekerasan krisis kemanusiaan ini harus dihentikan,” ujar Jokowi saat jumpa pers di Istana Kepresidenan, Minggu (3/9).

Dikutip dari Detik, Indonesia juga sudah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Rohingnya. Selain itu, Jokowi sudah mengutus Menlu Retno LP Marsudi untuk berdiplomasi ke pemerintah Myanmar.

Sikap pemerintah terkait penindasan muslim Rohingya di Myanmar ini pun mendapat dukungan dari pengguna media sosial, khususnya twitter. “Amin…dari kemaren2 kan lebih bagus…lanjutkan,” kicau pengguna twitter dengan akun @elangdewa3.

Meski begitu, ada juga pengguna twitter yang masih menilai tindakan pemerintah yang memberikan bantuan ke Rohingya masih belum cukup. “Saya tak faham apa yg membuat pak @jokowi lemah dalam bersikap, Rohingya dibantai dgn cara yg sangat keji.” tulis akun @Ni35a_.

Sejauh ini dilaporkan sekitar 58.600 warga Rohingya melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh, demi menghindari konflik yang kembali pecah di Rakhine, sejak pekan lalu. Konflik itu dipicu bentrokan militer Myanmar dengan militan lokal yang bernama Pasukan Penyelamat Arakan Rohingya (ARSA).

Militer Myanmar menyebut ARSA mendalangi rentetan serangan terkoordinasi terhadap sejumlah pos keamanan di Rakhine. Militer Myanmar dalam pernyataannya juga menyebut, militan ARSA mendalangi sedikitnya 52 gelombang serangan terhadap pihaknya, dalam sepekan terakhir.

Dalam pertempuran sengit di Rakhine yang berlangsung selama 8 hari terakhir, militer Myanmar menyebut 370 teroris tewas dan 9 orang lainnya ditangkap hidup-hidup. Sementara itu, 15 personel militer Myanmar dan 14 warga sipil tewas dalam pertempuran itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend