Netizen Kaget, Tolikara Diguncang Kerusuhan Kembali

Ilustrasi kerusuhan di Tolikara (Sumber Foto: Istimewa)

Netizen dikejutkan oleh terulangnya kabar kerusuhan dari Kabupaten Tolikara, Papua. Berdasarkan data yang dihimpun kerusuhan berlangsung sejak 9 hingga 18 April 2016. Peristiwa ini heboh setelah kabar kerusuhan mulai merebak di berbagai media online pada Minggu (24/4).

Data terakhir menyebutkan bahwa kerusuhan menyebabkan 2 orang dikabarkan tewas, 32 orang mengalami luka-luka dan 95 rumah terbakar. Kerusuhan pecah antara warga Distrik Gika dan Distrik Panaga di kabupaten Tolikara, Papua disebabkan oleh pembagian dana Program Rencana Strategis Pemberdayaan Ekonomi Kampung (Prospek) yang dianggap tidak adil.

“Konflik sosial terus berlangsung di Distrik Jikaw dan Distrik Panaga, Kabupaten Tolikara, Papua sejak 9 April 2016 hingga hari ini,” ungkap Ferry Kogoya, kepada wartawan, Minggu (24/4/2016).

Kepala Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pihak BNPB telah meminta bantuan dan sudah dilakukan upaya perdamaian. Namun potensi konflik masih tinggi karena ada dendam antara kedua pihak.

Hingga berita ini dimuat oleh redaksi eveline, kabar kerusuhan di Kabupaten Tolikara menarik 1.744 tweet netizen Indonesia. Sebagian besar netizen berkicau dengan cara membagikan tautan pemberitaan tentang kabar kerusuhan di Kabupaten Tolikara.

Meskipun demikian, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian menegaskan, tidak ada konflik sosial di Kabupaten Tolikara seperti yang dilaporkan Kepala BPBD Tolikara.

Pangdam menegaskan, memang tanggal 9 April lalu warga menemukan jenazah Deki Wanimbo (29 th), warga Distrik Panaga. Temuan mayat itu terjadi sehari setelah pembagian dana desa yang dipusatkan di Distrik Kembo (8/4) sehingga masyarakat menduga dilakukan warga Distri Gika.

Loading...

One thought on “Netizen Kaget, Tolikara Diguncang Kerusuhan Kembali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend