Netizen Komentar Gaj Ahmada Tanggapi Hasil Penelitian Kesultanan Majapahit

Foto: Istimewa

Frasa Gaj Ahmada selama beberapa hari ramai jadi perbincangan netizen Indonesia. Bahkan sempat menjadi bagian dari papan trending topik akibat ramainya perbincangan netizen.

Frasa ini ramai setelah keluar penelitian tentang kesultanan Majapahit berasal dari penelitian yang kemudian dijadikan buku dengan judul “Kesultanan Majapahit: Fakta Sejarah yang Tersembunyi”. Buku tersebut diterbitkan oleh Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta.

Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Yogyakarta yang membawahi LHKP, Ashad Kusuma Djaya menegaskan, tidak ada campur tangan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta dalam penulisan buku Kesultanan Majapahit.

Netizen pun ramai memberikan komentarnya terkait hasil penelitian tersebut. Sebagian besar netizen menolak hasil penelitian tersebut dengan mencuit dengan nada satire menggunakan frasa Gaj Ahmada.

Ada juga netizen yang meyakini bahwa heboh soal Gaj Ahmada merupakan bentuk peralihan isu atas kondisi-kondisi terkini. Menurutnya masyarakat harus fokus bahwa saat ini harga listrik semakin mahal.

Tidak cukup sampai disitu, netizen juga menyebutkan bahwa banyak orang Indonesia yang memiliko potensi sebagai penulis novel.

Dalam penelitian tentang Kesultanan Majapahit, pengucapan nama Gaj Ahmada susah dilakukan oleh orang Jawa. Untuk memudahkan, nama mahapatih terkenal ini kemudian dipanggil sebagai Gajah Mada.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend