Netizen Protes Keras Perilaku Warga Telanjangi Sepasang Kekasih

Foto: Istimewa

Sepasang kekasih yang dituduh mesum di dalam kontrakan di Kelurahan Sukamulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, ternyata tidak dalam keadaan bugil saat digerebek warga setempat. Justru mereka tengah asyik menyantap makan malam saat warga merangsek masuk ke kontrakan tersebut.

Dilansir dari Liputan6.com, M (20), wanita yang menghuni kamar kontrakan tersebut, sebenarnya hanya meminta sang pacar, R (28), untuk datang ke kontrakannya dan membawakannya makan malam. Lalu, sekitar pukul 22.00 WIB, R datang membawa dua bungkus makanan untuk dimakan bersama.

“Jam 10 (malam) sudah sampai makan-makan, ada Ketua RT berinisial G menggedor pintu ini (kontrakan). Kebetulan pintu tidak tertutup rapat dan langsung dipaksa mengaku berbuat mesum,” ujar Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif, Selasa (14/11/2017).

Setelah mendobrak, warga yang lain ikut masuk dan memaksa keduanya mengaku berbuat mesum. Bahkan, sempat ada tiga orang lelaki memaksa R untuk mengaku perbuatan tersebut sembari memegang kerah bajunya.

Keduanya lalu diarak ke depan menuju rumah Ketua RW yang jaraknya sekitar 200 meter. Pemaksaan untuk mengakui perbuatan mesum pun terus dilakukan warga setempat. R dan M bahkan dipukul, ditendang, dan berujung pada pembukaan baju oleh warga.

Awalnya adalah R yang dilucuti bajunya oleh warga. Lalu, M juga ikut dilucuti. Mendapat perlakuan itu, M terus berteriak histeris meminta pertolongan.

“Menyedihkan adalah dari satu ini membuka baju perempuannya. Lalu langsung dilindungi oleh si laki-laki yang sudah tidak menggunakan baju sama sekali,” tutur Alif.

Sesampainya di rumah Ketua RW, keduanya diinterogasi. Tak lama langsung dikembalikan ke kontrakan tersebut tanpa ada permintaan maaf dari warga.

Kejadian ini ternyata memicu reaksi keras dari netizen Indonesia. Netizen juga mempertanyakan perasaan warga yang dianggap tega menelanjangi kedua pasangan tersebut.

Sementara netizen lain terlihat tidak kuat menahan amarah terhadap perilaku warga tersebut.

Netizen juga meminta agar warga tidak mudah menghakimi orang lain. Akun @apriltiary bahkan menyatakan bukan hak warga untuk menghakimi orang lain.

Ditempat terpisah, Nahrowi, ayah dari korban persekusi R mengaku sempat diajak berdamai oleh T yang merupakan ketua RT sekaligus orang yang memprovokasi dan memobilisasi massa untuk melakukan persekusi terhadap R dan M.

Nahrowi menuturkan sehari setelah kejadian, Ia bersama ketiga rekannya mendatangi oknum T untuk meminta penjelasan dan kronologis persekusi terhadap anaknya. Namun yang terjadi T justru menyodorkan selembar kertas berikut alat tulis dan materai kepada Nahrowi.

Keputusan Nahrowi menolak tawaran T pun diamini oleh Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif. Sabilul mengatakan meskipun keluarga korban tidak melapor, kasus persekusi yang menimpa R dan M merupakan tindak pidana yang harus ditindaklanjuti.

“Memang ada upaya Ketua RT memberikan sesuatu agar masalah ini tidak diperpanjang. Tapi korban adalah orang yang dilindungi hukum, patut diberikan pelayanan hukum. Korban harus dilindungi dan dikembalikan kepercayaan dirinya,” jelas Sabilul.

Loading...

One thought on “Netizen Protes Keras Perilaku Warga Telanjangi Sepasang Kekasih

  1. eko purwanto

    Dasar biadab,tuh rt otaknya di lutut kali ya,sok interogasi maksa2 orang mengakui perbuatan asusila,km tau ga gi mn perasaan orang yv lu. Telanjangin,

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend