Netizen Ramai Berkomentar Soal E-KTP Asal Vietnam

Netizen Ramai Berkomentar Soal E-KTP Asal Vietnam

Sumber foto: muslimbersatu / dakwahmedia

Kabarnya, pihak Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta mendapati kiriman ratusan ribu E-KTP dari Vietnam. Kiriman E-KTP ini sendiri dikirimkan pada anggota Komisi II DPR. Ketika dimintai konfirmasi, pihak Bea Cukai enggan berkomentar banyak.

“Kepala kantor tidak di tempat karena ada assesment di Kemendagri. Kalau informasi kami satu pintu. Kami akan tetap jaga kerahasiaan. Kami tidak diberikan kewenangan untuk menyampaikan informasi,” kata Amir, Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandara Soetta.

Mendengar kabar tersebut, anggota komisi II DPR RI melakukan sidak, Rabu (8/2). Anggota DPR mendatangi Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, untuk memastikan informasi ratusan ribu E-KTP yang dikirim dari Vietnam. Sidak ini juga telah mendapat izin dari pimpinan DPR.

Sayangnya, pihak Bea Cukai tak mengizinkan anggota DPR melakukan sidak tersebut. Anggota DPR yang melakukan sidak tidak diberi akses oleh pihak Bea Cukai Bandara Soetta. Tidak jelas apa alasan pelarangan oleh Bea Cukai, sehingga mereka tak bisa melihat langsung barang yang datang dari Vietnam tersebut.

Adanya kabar pengiriman E-KTP dari Vietnam ini pun juga ramai ditanggapi oleh para pengguna media sosial twitter. “Ada Potensi Trjdi Kcurngn Plkda Scr Sistmtis. Kmna Media Mainstream ? Pro Legal Akn Ukp Tts !” tulis pengguna twitter dengan akun @GunturPangarib3 yang menyebut ada indikasi terjadinya kecurangan dalam Pilkada.

Pemilik akun @HMJUSUFRIZAL menyebut masuknya E-KTP dari Vietnam ini dapat membahayakan negara. “Wah ini ada lagi dari Vietnam setelah dari Kamboja. Saya rasa ini sudah masalah membahayakan negara. Perlu DPR bentuk Pansus KTP ILLEGAL.”

Ada juga pengguna twitter yang menduga habisnya blangko E-KTP di daerah dikarenakan hal tersebut. “Anjing !!!! Pantesan bikin e ktp dri taun 2014 gag jadi2 alesan blangko kosong… iyalah blangko nya dikirim ke #vietnam,” kicau akun @bona_rong2.

Anggota DPR yang melakukan sidak menduga ada sekitar 450 ribu blangko E-KTP yang diterima pihak Bea Cukai dari Vietnam. “Sekitar 450 ribu e-KTP,” kata politisi Partai Golkar, Agung Widyantoro. Sebelumnya beredar informasi di kalangan awak media, 450 ribu E-KTP itu dikirim dari Vietnam kepada seseorang yang merupakan kerabat keluarga salah satu pejabat daerah.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend