Pakai Kaos Palu Arit, Pemuda di Lamongan Jadi Sorotan Netizen

Pakai Kaos Palu Arit, Pemuda di Lamongan Jadi Sorotan Netizen

Sumber foto: detik

Atribut palu arit, yang erat kaitannya dengan lambang PKI, kembali ditemukan di Lamongan, Jawa Timur. Seorang pemuda berinisial ALS diperiksa petugas gabungan dari kepolisian dan TNI karena mengenakan kaus berlambang palu dan arit. Selain itu, ALS mengunggah baju yang dia kenakan ke media sosial.

“Ya benar, ada seseorang yang memakai kaus bergambar palu arit,” ujar AKP Wisnu Prasetyo, seperti dikutip Detik, Selasa (10/1).

Wisnu mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan info dari sosial media tentang ALS yang mengenakan kaos palu arit, petugas gabungan dari Polsek Brondong dan Koramil Brondong selanjutnya melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi untuk mencari keberadaan ALS, yang merupakan warga Desa Brengkok, Kecamatan Brondong.

Ketika ditemukan, petugas langsung membawa ALS beserta kaos bergambar palu-arit ke Polsek Brondong untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan ALS sendiri dilakukan pada Senin (9/1) malam. Menurut pengakuan ALS, kaos itu didapat dari temannya yang berinisial HBF (26), yang bekerja di salah satu perusahaan di Gresik setahun yang lalu. HBF sendiri kabarnya mendapat kaos tersebut melalui pembelian online dari Yogyakarta.

Penemuan kaos palu arit yang berkaitan dengan lambang PKI ini pun sempat mencuri perhatian publik, khususnya para pengguna media sosial twitter. “@detikcom nah yg bgini ini yg gak dlarang ama rejim.” tulis pengguna twitter @kali_wono yang mengatakan pemerintahan saat ini kurang tegas dalam membasmi atribut- atribut berbau komunis.

Pemilik akun @aminred89 menyebut komunis sebagai lawan dari bangsa dan agama. “@detikcom Komunis pki musuh bangsa dan agama.”

Komentar berbeda disampaikan pengguna twitter dengan akun @Ahmadhendra36 yang meminta petugas untuk tidak segan- segan menindak para pemakai atribut komunis tersebut. “@detikcom sebelum mereka berani membantai,mending di bantai dulu pak!”

Namun, ada juga pengguna twitter yang beranggapan pemakaian atribut palu arit ini tidak perlu dipermasalahkan. “@detikcom negeri ini masih saja nelen doktrin orde baru, lambang begituan langsung main tangkap, ada yg salah?” ujar pemilik akun twitter @mahabintangjr.

Sampai saat ini, petugas Polsek Brondong masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap ALS. Petugas selanjutnya akan memanggil orang tuanya untuk memberikan pembinaan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*