Penembakan Mobil Satu Keluarga di Sumsel, Netizen Minta Tanggung Jawab Kapolri

Penembakan Mobil Satu Keluarga di Sumsel, Netizen Minta Tanggung Jawab Kapolri

Sumber foto: jawapos

Kasus penembakan yang dilakukan oleh oknum kepolisian terhadap satu keluarga didalam mobil terus menjadi sorotan publik. Pasalnya, penembakan brutal yang dilakukan oleh seorang oknum kepolisian itu menewaskan satu orang. Insiden penembakan ini terjadi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Kabar ini pun sampai di Kapolri Tito Karnavian. Tito sendiri mengaku menyesali terjadinya insiden penembakan tersebut. Karena insiden tersebut, Tito menekankan pentingnya kemampuan diskresi anggota kepolisian. Menurutnya, anggota polisi harus mampu memiliki kemampuan menilai secara subjektif terkait apa yang sedang dihadapi dan kemudian megambil tindakan tepat dalam rangka menjaga keselamatan publik.

Pernyataan Tito yang mengaku menyesali terjadinya insiden penembakan mobil keluarga di Lubuklinggau itu juga ramai dikomentari oleh para pengguna media sosial twitter.

Pengguna twitter pun meminta Tito bertanggung jawab atas insiden tersebut. “Menyesaalkan itu kalo dilakukan pihak lain, kalo dilakukan anak buahmu harusnya bilang minta maaf,” tulis pengguna twitter dengan akun @k_husnu.

Pemilik akun @Nurasyor berkicau mengatakan bahwa Tito harus menindak tegas anggotanya yang melakukan kesalahan penembakan terhadap warga itu. “Jangan hanya menyesal Pak tapi apa tindakan Bapak terhadap anggota yang sok jagoan…???”

Kicauan senada juga diutarakan pemilik akun @honang2010. “jangan nyesel saja pak, coba anggotanya diproses sesuai hukum yg ada, klu perlu di pecat. Itu yg bikin institusi nya bobrok.”

Sebelumnya dikabarkan mobil Honda City mendapat tembakan dari oknum kepolisian karena mobil tersebut melaju kencang saat digelar razia lalu lintas. Bahkan mobil sempat menyenggol tiga polisi. Karena mobil itu mencurigakan, polisi memberikan tembakan peringatan. Ternyata mobil terus melaju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend