Polisi Kembali Grebek Pesta Gay, Netizen: Ini Alasan Malas Nge-Gym

Polisi Kembali Grebek Pesta Gay, Netizen: Ini Alasan Malas Nge-Gym

Sumber foto: Okezone

Terungkapnya pesta gay di T – 1 Sauna dan Gym di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, berawal dari keluhan warga yang sudah jengah melihat aktivitas di tempat sauna tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan terungkap pesta gay itu laporan masyarakat yang mengaku sudah resah.

“Awalnya kami dapatkan laporan dari masyarakat,” katanya di Mapolres Jakarta Pusat, Sabtu (7/10/2017).

Setelah mendapat laporan dari masyarakat, polisi langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang dikeluhkan masyarakat tersebut. “Kita langsung terjun ke lokasi melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyat benar tempat sauna dan gym itu ada dugaan praktik hubungan badan sesama jenis. “Dari 51 pengunjung ada tujuh warga negara asing yakni dari Cina, Thailand dan Malaysia,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol R. Argo Yuwono di Polres Jakarta Pusat.

Kejadian ini tak pelak mengundang reaksi netizen Indonesia. Beragam komentar netizen berbentuk makian dan sumpah serapah disampaikan netizen melalui kanal facebook seperti terpantau oleh redaksi eveline.

“Sangat di sayang apakah nikmat yang kau rasakan ketika engkau bercinta dgn sesamamu….tidakah kau tahu bahwa laki2 diciptakan utk berpasangan dengan perempuan…tetapi kamu berprilaku menyimpang…sadarlah dan bertobat bahwa yang kau lakukan itu tidak normal…buka matamu selebar 2nya…dan ujilah jiwamu apakah kamu normal…” ujar pemilik akun Neilpada Simanjuntak pada Sabtu (7/10).

Sementara netizen lainnya terlihat memberikan komentar cukup unik. Akun Ruyung Yunardi menyebutkan bahwa pria berperut buncit tidak perlu berkecil hati karena bukan buruan kaum gay. “Gak usah berkecil hati buat kalian yang berperut buncit, karna yang berperut sixpack sekarang banyakan idaman pemburu terong….”. 

Melihat kejadian ini, netizen menyebutkan sebagai alasan Ia memilih tidak datang ke tempat kebugaran. ” Ini alasan gua males gym” ujar Mochamad Ridwan Maulana. 

Sebagaimana diketahui, Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mengerebek 51 pemuda yang sedang menggelar pesta seks sesama jenis di T-1 tempat Sauna dan Gym. Dari ke 51 orang itu ada warga negara asing seperti, Singapura, China, Thailand dan Malaysia.

Polisi ditetapkan lima orang tersangka yang berinisial GG sebagai pemilik T1 Sauna, GCMP sebagai penanggung jawab T1 Sauna, NS sebagai kasir, TS sebagai administrasi dan KN sebagai pemberi keperluan tamu. Sedangkan seorang tersangka berinisial HI berhasil kabur dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Saat penangkapan dan dibawa ke Polres Jakarta Pusat, mereka diperlakukan dengan baik dengan menggunakan pakaian lengkap dan pagi dikasih sarapan,” kata Argo.

Para tersangka diancam dengan pasal 30 junto pasal 4 ayat 2 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 dan atau paaal 296 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun. “Saat ini masih menyelidiki lama waktu beroperasinya termasuk apakah masuk dalam jaringan internasional atau tidak,” kata Argo.

Para pria penyuka sesama jenis ini menggunakan tempat sauna dan kebugaran hanya sebagai kamuflase. Dengan biaya masuk tempat tersebut sebesar Rp 165 ribu dan mendapatkan alat kontrasepsi dan keperluan lainnya, katanya.

Dari hasil pengerebekan diantaranya ditemukan alat kontrasepsi, alat seks serta mesin kasir. Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut apakah ada keterlibatan jaringan Internasional.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend