Prostitusi Anak untuk Gay di Puncak Jadi Sorotan Netizen

Prostitusi Anak untuk Gay di Puncak Jadi Sorotan Netizen

Sumber foto: tribunnews / suaracom

Subdit Cyber Crime Bareskrim Polri baru saja membongkar jaringan prostitusi yang melibatkan anak- anak di kawasan Cipayung, Puncak, Jawa Barat, Selasa (30/8) malam. Yang membuat heboh adalah jaringan prostitusi anak ini disiapkan untuk para gay. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan bahwa jaringan prostitusi ini dapat terbongkar melalui patroli cyber.

Penggerebekan tadi malam dilakukan di sebuah hotel, di Jl Raya Puncak KM 75 Cipayung. Dari penggerebekan ini, polisi berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial AR. Tersangka ini sendiri bukan pelaku baru, ia merupakan residivis. AR memasang tarif 1,2 juta untuk sekali transaksi. Transaksi dilakukan melalui transfer bank.

Diketahui AR melakukan aksinya, menawarkan jasa prostitusi anak melalui akun facebooknya. Selain AR, polisi juga mengamankan tujuh orang anak, diantaranya 6 berusia dibawah umur dan seorang anak berusia 18 tahun. Diduga korban dari jaringan prostitusi cukup banyak.

Prostitusi anak untuk para kaum gay ini pun menjadi sorotan pengguna media sosial twitter. Pengguna akun twitter @amanogawa09 mengatakan bahwa gay merupakan penyakit dan harus dimusnahkan dari Indonesia. “@detikcom GAY itu penyakit mkax hrus d musnahin, bkan d legalin. bebaskan indo dr LGBT, krn LGBT mrusak NKRI.”

Ada juga pengguna twitter yang mengatakan bahwa ini semua adalah penyebab penyebaran LGBT di Indonesia. “@detikcom inilah bahaya LGBT, korban akan menjadi pelaku dan terus beranak pinak. LGBT: hindari, sadari dan obati,” kicau pengguna twitter dengan akun @mstugu.

Atas perbuatannya AR kini ditahan di Bareskrim dan dikenakan pasal berlapis yakni UU ITE, UU Pornografi, dan UU Tindak Pidana Perdagangan Orang. Hingga saat ini, pelaku dan korban masih diperiksa secara intensif.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend