Rusuh Berbau SARA Pecah Di Tanjung Balai, Netizen: Hentikan!

Foto: Istimewa

Kerusuhan berbau SARA pecah di Tanjung Balai, Sumatra Utara, membuat beberapa rumah ibadah terbakar. Kerusuhan pecah setelah terjadi amuk massa dipicu oleh isu yang berkembang di media sosial.

Pahala Zulfikar, Camat Tanjung Balai Selatan mengatakan kemarahan massa terjadi setelah seorang wanita keturunan Tionghoa memprotes suara azan dan pengajian dari pengeras suara masjid di depan rumahnya. Akibat kerusuhan tersebut sedikitnya 10 vihara dan klenteng serta 1 yayasan sosial dirusak.

Dilansir dari CNN, pemerintah kota lantas melakukan upaya untuk meredam amuk massa dengan cara menghubungi satu per satu para penyebar isu di media sosial.

“Kami minta kepada akun-akun itu agar posting dihapus. Kebetulan kami kenal dengan pemilik akun tersebut,” ujar Zulfikar. Namun massa terlanjur terbakar emosi. Mereka bergerak menghancurkan rumah ibadah umat Buddha. Tiga vihara dan enam kelenteng dibakar dan dirusak massa.

Akibat kerusuhan tersebut, netizen Indonesia ramai berkicau di media sosial, utamanya twitter. Pantauan redaksi eveline, kata kunci “Tanjung Balai”  memuncaki trending topik Indonesia lebih dari dua jam.

Politisi asal PKS, Tifatul Sembiring pun tak luput memberikan perhatiannya atas kerusuhan tersebut. Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika era SBY tersebut meminta semua pihak untuk menahan diri, melalui akun twitternya @tifsembiring.

“Hentikan segera perusakan rumah ibadah, apapun agama mereka, tempat ibadah harus dihormati. Masyarakat harap kembali ke rumah masing2” ujar pria yang kerap membaca pantun ini.

Tifatul bahkan sangat menyesalkan terjadinya kerusuhan. “Saya MENYESALKAN, gara2 SATU orang, telah menyebabkan terjadinya pengrusakan terhadap beberapa Klenteng dan Vihara di Tanjung Balai”.

Lebih jauh, Ia meminta umat Islam agar lebih bersabar dan menahan diri. “Saat ini kita masih berada dalam bulan Syawwal, belum sebulan meninggalkan Ramadhan. Maka latihan sabar selama ini hendaklah ditunjukkan”.

Sejalan dengan pendapat Tifatul Sembiring, Ahmad Sahal yang kerap berseberangan dengan Tifatul memberikan pendapat yang sama. Ahmad Sahal bahkan memberikan dukungan pada himbauan yang dilakukan oleh Tifatul Sembiring. “Sepakat dgn Mas @tifsembiring soal penyikapan thd kerusuhan SARA di Tanjung Balai” ujarnya melalui akun @Sahal_AS.

Laporan terakhir menyebutkan tidak ada korban jiwa dan terluka akibat kejadian ini. Saat ini situasi di Tanjung Balai masih mencekam. satuan Brimob yang dibantu Angkatan Laut diturunkan untuk menjaga lokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend