Soal Polri Sebut Bisa Jerat Penyebar Spanduk Larangan Menshalatkan Jenazah, Tuai Kritik Netizen

jenazah

(Sumber foto: akun twitter @posmetroinfo/liputan6.com)

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyatakan polisi bisa menjerat siapa pun yang mencoba menyebar atau memasang spanduk larangan mensalatkan jenazah umat Islam yang mendukung salah satu calon. Menurutnya, pemasangan spanduk tersebut masuk dalam ranah tindak pidana.

“Sangat dimungkinkan, itu perbuatan pelanggaran undang-undang,” kata Boy di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Senin (13/3).

Boy berharap pihak manapun menghentikan perbuatan tersebut. Dikatakan dia, larangan mensalatkan jenazah menyimpang dari ajaran agama. “Provokasi, menyebarkan paham sesat terhadap agama Islam. Sebagusnya tidak dilakukan,” ujarnya.

Bukan hanya itu, jenderal bintang dua ini juga berharap para ulama bisa membantu polisi untuk mengarahkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan ajakan spanduk tersebut.

Sebelumnya, jelang putaran dua Pilgub DKI Jakarta, sejumlah spanduk larangan mensalatkan jenazah pendukung penista agama terpasang di beberapa lokasi. Dalam spanduk, tertulis ajakan warga untuk tidak mensalatkan umat muslim yang mendukung Ahok- Djarot

Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait Polri sebut bisa jerat penyebar spanduk larangan menshalatkan Jenazah.  Berikut netizen terlihat menyampaikan kritik. “Kalau ada oknum yang bertentangan dengan hukum islam, wajib kita lawan. Bahkan polisi dan rezim inipun kita lawan. Lihat aja polisi-polisi ini, berarti mereka menentang hukum islam, wajib dilawan tu..” kritik netizen bernama Darius Harrywibbie.

Sedang netizen lain, berkomentar tak kalah pedas, “Besok besok ada spanduk larangan makan babi karena perintah ALLAH juga bakal kena jerat, skrg mah aparat nya sudah menjadi tim sukses nya bani serbet”, tulis netizen bernama Hilman.

Demikian seorang netizen menegaskan bahwa hukum Islam tak akan pernah berubah meski mendapat intimidasi. “Walau penyampai larangan shalatkan jenasah munafiq diintimidasi polisi, hukum Islam tak akan berubah”. Dikicaukan akun @warung_herbals

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend