Terbongkar Praktek Pungli di Pelabuhan Samarinda, Netizen Apresiasi Kerja Polri

Terbongkar Praktek Pungli di Pelabuhan Samarinda, Netizen Apresiasi Kerja Polri

Sumber Foto : Istimewa

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur bersama Bareskrim Polri melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar di Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Komura, Samarinda. Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai sebesar Rp 6,1 miliar dan sejumlah dokumen terkait.

Selain menyita barang bukti, tim gabungan yang terdiri dari Badan Reserse Kriminal Polri, Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur, Satuan Brimob Polda Kaltim, dan Polresta Samarinda telah mengamankan 25 orang yang akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Penindakan OTT kali ini juga dikicaukan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melalui akun twitter miliknya, mengapresiasi OTT di Koperasi TKBM Komura dan PDIB di terminal peti kemas di Pelabuhan Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur

Netizen juga meminta agar pelaku mendapat hukum yang maksimal, “pidanakan dan pecat, mental pgw kyk gini sdh rusak enggk bisa dipakai lagi klo masih kerja otaknya hanya memperkaya diri dan jadi virus bagi yg kerjanya bener”  tulis @rustamras

Lebih lanjut, OTT Pungli di Terminal Peti Kemas Palaran, Samarinda menurut Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin melibatkan sebuah LSM. Bahkan pemungutan liar tersebut memiliki ‘dasar hukum’ berupa Surat Keputusan Wali Kota Samarinda yang diterbitkan pada 2016. Hal ini membuat netizen pun kesal seperti yang ditulis oleh @Bocah_Metakil, “OTT senilai 6,1 M di TPK Palaran, Samarinda. Melibatkan LSM, serta ada SK dari Walikota. Bangkeee”

Pada pengungkapan ini, pihak kepolisian akan menerapkan tiga pasal yakni pasal terkait tindak pidana korupsi, pemerasan serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend