Terdakwa Ahok Naik Mobil RI 1 Bersama Jokowi, Netizen: Pantaskah Dilakukan Seorang Presiden?

RI 1

(Sumber foto: akun twitter @Mentimoen/@PerantauPati)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak menghormati Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang sedang menyidangkan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pasalnya, Presiden Jokowi bersedia bersama Gubernur DKI Jakarta Ahok dalam mobil dinas kepresidenan RI 1 ‎saat meninjau perkembangan proyek pembangunan simpang susun Semanggi, Jakarta, kemarin.

‎Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku kaget dengan p‎eristiwa Ahok menumpang mobil dinas kepresidenan berpelat nomor RI 1 yang digunakan Presiden Jokowi kemarin. Kata dia, etika Presiden Jokowi sangat lemah jika mengajak Ahok dalam mobil dinasnya kemarin.

Presiden tidak menghormati lembaga yudikatif (Pengadilan Negeri Jakarta Utara, red) yang sedang memproses kasus Ahok,” katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Selain itu, dia menilai Presiden Jokowi abai dengan persoalan politik terkait Ahok. “Ya termasuk kepantasan dalam ketatanegaraan kita,” ungkapnya. Seharusnya, menurut dia, Presiden Jokowi bisa menjaga jarak dengan Ahok yang kini berstatus terdakwa kasus penistaan agama. “Itu melukai integritas lembaga kepresidenan,” katanya.

Selain itu, Fahri juga berpendapat seharusnya Jokowi mengerti rasa etika karena mayoritas Umat Islam merasa kecewa karena Ahok telah menghina Alquran dan ulama. “Presiden ngajak dia naik ke mobil dinas Presiden? bener enggak itu? Itu kan enggak bener juga,” cetus Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (24/2).

Berikut Pantauan redaksi eveline, mendapati netizen berkomentar terkait terdakwa Ahok naik mobil RI 1 bersama Jokowi. Netizen pun sontak melontarkan sindiran dan kritik kerasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend