Tolak Jadi Saksi di Sidang Buni Yani, Sikap Ahok Didukung Netizen

Tolak Jadi Saksi di Sidang Buni Yani, Sikap Ahok Didukung Netizen

Sumber foto: liputan6 / metro

Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali mencuat. Pasalnya mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak bersedia memberikan kesaksian dalam sidang Buni Yani. Dikutip dari Detik, Ahok sudah mengirim surat pemberitahuan kepada jaksa penuntut umum Kejari Depok.

Awalnya Ahok dijadwalkan menjadi saksi dalam sidang Buni Yani di gedung Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/8). Jaksa Andi M Taufik mengungkapkan kehadiran Ahok telah diupayakan kejaksaan. Pihaknya telah mengirimkan surat agar Ahok, yang saat ini ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, menjadi saksi dalam sidang Buni Yani.

Meskipun Ahok dipastikan tidak akan hadir dalam sidang tersebut, Andi menegaskan pihaknya akan meminta majelis hakim membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Ahok. Menurutnya, Ahok sudah disumpah saat memberikan keterangan tersebut.

Sikap Ahok yang tak bersedia hadir di persidangan Buni Yani ini nyatanya ramai mendapat dukungan dari para pengguna media sosial twitter.

“@detikcom Kputusan tepat!Drpd ada konflik kepentingan didlmnya,lbh baik tdk usah.Kasihan anda,maju mundur pun sebagian org sll menganggap anda salah.” tulis pengguna twitter dengan akun @deean_viddry yang menyebut keputusan Ahok sudah tepat.

Kicauan senada juga diutarakan pengguna twitter dengan akun @Rachmayanto yang berkicau kesaksian Ahok nantinya bisa membawa masalah baru. “@detikcom Setuju.. Bila kesaksian Ahok hanya akan membangun kebencian dan ketegangan baru..”

Ada juga pengguna twitter yang beranggapan bahwa kasus Buni Yani sudah tidak ada kepentingannya lagi dengan Ahok. “@detikcom Sudahlah…bagi ahok, buni yani mau bersalah atau tdk sdh ga penting lg…ahok sdh jalani dgn ikhlas…” tulis akun @donnyprahoro.

Disisi lain, Buni Yani mengaku kesal karena Ahok tidak bisa hadir di persidangan dirinya. Menurutnya, keterangan Ahok penting agar bisa dinilai oleh majelis hakim.

Buni Yani didakwa mengubah video pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu dengan menghapus kata ‘pakai’. Selain itu, Buni Yani didakwa menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian terhadap masyarakat berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Hal ini berkaitan dengan posting-an Buni Yani di Facebook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend