Warga Sulawesi Siap Pasang Badan Lawan Penghina JK, Netizen: Bubarkan PDI-P

JK

(Sumber foto: FB Muhammad Arief/buzzbazz.com)

Sekelompok warga dari berbagai  daerah di Sulawesi  siap turun dan pasang badan apabila masih ada pihak yang melemparkan fitnah kepada Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Hal itu disampaikan Tokoh Bugis yang juga mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/5). “Kami siap turun jika masih ada upaya pecah belah bangsa dan memfitnah Pak Jusuf Kalla,” tegas Said Didu.

Said Didu yang didampingi beberapa tokoh asal Makassar, Bugis, Mandar dan Toraja menegaskan hal itu untuk menanggapi tudingan Adian Napitupulu (politisi PDIP) dan Koordinator Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silvester Matutina yang sempat berorasi di Mako Brimob, Depok dengan menyebut orang nomor 2 di Indonesia itu rakus kekuasaan sehingga melawan sikap politik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penghina JK harus ditindak!!

Posted by Rahmat Nawir on Wednesday, May 17, 2017

Dalam video yang berdurasi 02.54 menit itu, Silvester Matutina juga mengatakan bahwa situasi politik saat ini dikarenakan ambisi dari Jusuf Kalla untuk kepentingan 2019. Said Didu, menjelaskan hal itu tidak pantas diutarakan siapa pun termasuk seseorang yang merasa dekat dengan kekuasaan. “Kami selama ini diam, jangan sampai kami warga Bugis turun karena satu orang yang menghina Pak JK tidak ditangani pihak kepolisian,” tegas Said Didu.

Lebih lanjut, Said Didu mengatakan, ada yang sengaja memelihara berita tudingan terhadap JK yang melakukan intervensi atas kemenangan Anies-Sandi dalam Pilgub DKI Jakarta. Selain berbentuk berita, banyak pihak membuat meme berdasar pada karangan bebas tanpa dasar yang jelas. “Ada orang-orang yang saat ini memelihara berita-berita hoax, sampai orang percaya kalau itu berita benar. Rusak bangsa ini kalau percaya dengan hal-hal seperti itu tanpa ada proses klarifikasi,” demikian Said Didu.

Berikut Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait warga Sulawesi siap pasang badan lawan penghina JK. “Bubarkan pdi!!!!! Semakin memprihatinkan negeri ini,,,aseng asing semakin berani memperlemah kekuatan NKRI”, disampaikan netizen bernama Aan Ghathfaan Daniqu  tegas meminta PDI-P dibubarkan. Serupa dengan netizen bernama Edisuryanto, sebut demokrasi akan sehat tanpa PDI-P. “Bukan hanya warga makasar…Seluruh umat islam juga mendukung dan turut melawan ahogker dan PDIP..!! DEMOKRASI SEHAT TANPA PDIP..!!”.

Selanjutnya, seorang netizen lain bernama A.R. Fattahillah Fattah  sampaikan pesan bernada kesal, “ND AD SEJARAHNYA ORANG BUGIS MAKASSAR SUL SEL MAU DIANCAM APALAGI ORANG MACAM ADRIAN NENEK MOYANGMU KAMI ND TAKUTI”.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend