Dikabarkan Sudah Terbang ke Malaysia, Netizen Sebut La Nyalla Buron

Dikabarkan Sudah Terbang ke Malaysia, Netizen Sebut La Nyalla Buron

Sumber foto: bola.liputan6 / lampungonline

Ketua Umum PSSI, La Nyalla ditetapkan sebagai buron oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (29/3) kemarin. Sementara itu, beredar kabar bahwa La Nyalla telah terbang ke Malaysia per 17 Maret lalu. Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Romy Arizyanto, La Nyalla buron dikarenakan ia sudah mangkir 3 kali untuk panggilan pemerikasaan.

“Karena DPO, semua unsur penegak hukum diminta bekerja sama mencari keberadaan La Nyalla,” kata Romy seperti dikutip Kompas.

Romy mengaku mendapat informasi bahwa La Nyalla sudah terbang ke Malaysia per 17 Maret lalu, sehari sebelum pihak imigrasi memberikan surat pencekalan terhadap Ketua Umum PSSI tersebut. “Informasi yang kami terima, La Nyalla terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Malaysia pada Kamis sore, 17 Maret 2016 pekan lalu,” lanjut Romy.

Pengguna sosial media twitter yang mengetahui La Nyalla buron pun langsung menyindir pria kelahiran tahun 1959 itu. Pantauan redaksi Eveline periode 29- 30 Maret mendapati 17.157 tweet perbincangan mengenai La Nyalla yang ditetapkan menjado buron.

Berikut beberapa kicauan bernada sindiran dari pengguna twitter.“Pemimpin yg baik adalah yg berani bertanggung jawab dg setiap yg mereka lakukan !! #LaNyallaKabur #LaNyallaBuron // @revolupssi” tweet akun @FREEGATE_1928.

“Dulu PSSI dipimpin seorang narapidana, sekarang PSSI dipimpin seorang buronan. LNM ingin lampaui rekor NH. Indonesiaku hebat! #LaNyallaBuron” sindir akun @ForumBonek. Puncak perbincangan terjadi 30 Maret pukul 06.00 WIB dengan jumlah kicauan 1.642 tweet.

Sebelumnya diberitakan, La Nyalla ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penggunaan dana hibah pada Kadin Jatim untuk pembelian IPO Bank Jatim per 16 Maret 2016. Penetapan tersangka ini dijatuhkan langsung oleh Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Sementara itu, Kuasa hukum Ketua Kadin Jatim La Nyalla Matalitti meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim bersabar dan menunggu hasil gugatan praperadilan atas status tersangka kliennya. Sebagai warga negara yang taat hukum, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Namun pihak Kejati juga diminta menghormati gugatan praperadilan yang dilayangkan pihak La Nyalla.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend