Ketum PSSI Edy Rahmayadi Pertimbangkan Tempat Netral Babak 8 Besar Liga 2 2017

tempat netral

(Sumber foto: FB Sepakbola Indonesia – SBI/FB Edy Rahmayadi)

Banyaknya kasus kericuhan dan persaingan yang meruncing antar klub Liga 2, membuat PSSI mempertimbangkan untuk menentukan tempat netral dalam babak 8 Besar Liga 2 2017.

Menurut Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, pilihan ini diambil untuk mengeliminir kejadian kericuhan di lapangan seperti yang terjadi sebelumnya. Apa yang disampaikan oleh Edy Rahmayadi didukung oleh wakil ketua umum PSSI, Joko Driyono. “Salah satu yang dikaji ulang adalah lokasi babak delapan besar Liga 2. PSSI menginginkan lokasi pertandingan krusial ini dilakukan di tempat netral,” ungkap Jokodri.

“Kami akan memanggil PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk membahas hal ini. Rencananya, pertemuan kami lakukan 20 Oktober,” tambah Jokdri.

Persaingan di Liga 2 memang berlangsung ketat. Bukan hanya di papan atas, pertandingan play off juga berlangsung sengit. Bahkan pada pertandingan play khusus antara Persewangi melawan PSBK Blitar di Stadion Kanjuruhan, Malang beberapa waktu juga berlangsung ricuh.

Sementara itu, hasil pembagian Grup 8 Besar Liga 2 2017, untuk Grup A diisi: Persis Solo, PSMS Medan, Kalteng Putra, serta Martapura FC. Sedang untuk Grup B dihuni PSIS Semarang, PSPS Riau, serta Persebaya Surabaya dan PSMP Mojokerto Putra.

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen di media sosial terkait Ketum PSSI Edy Rahmayadi pertimbangkan tempat netral untuk babak 8 besar liga 2 2017. “Venue d tempat netral, wasitnya pun kalo bisa wasit asing, gimana, Pak Jenderal?”, tulis netizen bernama Muhammad Iqbal Ashari  sampaikan pendapat. Hal senada juga disampaikan netizen lain bernama Darma Ranteallo, “Di kaltim saja netral tp harus live semua dan wasitnya kalo perlu wasit asing ..gak da wakil dari kaltim ada martapura dan kalteng putra tp beda provinsi..lagian kaltim banyak stadion bagus batakan.. aji imbut palaran segiri”.

Tak mau ketinggalan, seorang netizen lain pun mendukung upaya PSSI dengan menawarkan lokasi pertandingan di kotanya. “Netralnya di jabar saja lah, mumpung ada 2 stadion besaryang gak dipakai untuk liga (wibawa mukti & Gbla) trus jabar kan gak ada wakil di 8besarliga2…”, tulis netizen bernama M Syarief Hidayat.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend