Netizen Tak Sabar Tunggu Duel Klasik PSMS-PERSIB Di Liga 1 2018

klasik

(Sumber Foto: striker.id/football-tribe.com)

Liga 1 2018 kian dinantikan pemirsa sepakbola Indonesia, salah satunya, laga klasik Persib-PSMS. PSMS memang menjadi salah satu musuh bebuyutan Persib. Pertemuan keduanya di lapangan hijau merupakan pertemuan yang cukup panas lagi seru. Tercatat, Persib dan PSMS bertemu sebanyak tiga kali dalam final Perserikatan pada 1966/1967, 1983, dan 1985. Dari ketiga final itu, PSMS selalu keluar sebagai juara.

Salah satu penanda kuat bahwa laga Persib-PSMS merupakan laga klasiknya sepak bola Indonesia adalah laga final Perserikatan tahun 1985. Laga yang digelar di Stadion Utama Senayan Jakarta, sekarang Stadion Gelora Bung Karno, pada 23 Februari 1985 itu, berlangsung panas. PSMS keluar sebagai juara setelah menang adu penalti dengan skor 3-2.

Selain panas, laga final tersebut juga mencatatkan rekor jumlah penonton terbanyak. Laga itu disaksikan oleh kurang lebih 150 ribu penonton. Akibatnya, stadion  kelebihan muatan sehingga banyak menonton yang harus menyaksikan pertandingan dari luar. Atensi penonton yang sebesar itu menunjukkan bahwa Persib dan PSMS merupakan dua tim besar yang menjadi representasi suatu wilayah beserta masyarakatnya.

Dengan kembalinya PSMS, maka laga klasik itu bisa terulang. Makin seru lagi, sebab pelatih PSMS saat ini, Djadjang Nurdjaman (Djanur), merupakan mantan pelatih Persib. Djanur merupakan sosok penyumbang gelar juara untuk Persib, baik ketika masih menjadi pemain maupun pelatih. Djanur pula yang membantu Persib mengakhiri puasa gelar selama hampir dua dekade dengan menjuarai Liga Super Indonesia (LSI) 2014.

Menariknya, Djanur dikabarkan bakal memboyong ‘gerbong’ dari Persib ke Medan. “Kemungkinan saya ambil pemain Persib selalu ada. Apalagi kalau ada pemain yang tidak terpakai oleh Persib,” katanya seperti dikutip BolaSport.com dari PRFMNews.com.

PSMS Medan sendiri kini dihuni oleh pemain-pemain muda, mungkin hanya nama Legimin Rahardjo yang dapat disebut senior. Melihat deretan pemain Persib yang berpotensi untuk diangkut Djanur ke Medan, nama Vladimir Vujovic paling berpotensi.

Pasalnya stopper berkebangsaan Montenegro tersebut baru saja menyatakan tidak ingin memperpanjang kontrak di Persib. Praktis pemain yang sukses mempersembahkan juara ISL 2014 untuk Persib itu kini tak lagi terikat dengan klub apapun.

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati ragam komentar netizen di media social terkait duel klasik sarat gengsi Persip-PSMS di Liga 1 musim 2018. Akun twitter @FootballTribeID berkicau terkait lolosnya PSMS Medan dan Persebaya ke Liga 1.

Selanjutnya, netizen dengan akun @bayusudadi menulis, “Pertandingan antara, Persib, PSMS, PSIS, PERSEBAYA, PERSIJA, PSM, PERSIPURA tetap termasuk klasik dan layak ditunggu, karena history dan basis pendukung yang fanatik”. Sedang netizen lain, sempat komentari pelatih Djanur bakal memboyong pemain Persib, “Bawa atep , jajang sukmara , tony sucipto ,sergio van dijk,dedi kusnandar,wildansyah,, bawah wak djanur skantenan sreng tantan”, disampaikan akun Indra Rohendi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend