Terkait Meninggalnya Suporter Persita, Imam Nahrawi: Kasus Ini Harus Diusut Tuntas

Terkait Meninggalnya Suporter Persita, Imam Nahrawi: Kasus Ini Harus Diusut Tuntas

Sumber foto: harianterbit / lbv_tangsel

Salah seorang suporter Persita Tangerang yang menjadi korban kericuhan usai laga melawan PSMS Medan, Banu Rusman meninggal dunia, Kamis (12/10). Banu mengalami pendarahan di otak. Kepergian pemuda berusia 17 tahun ini pun langsung menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola tanah air.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi ikut berkomentar terkait meninggalnya suporter Persita akibat kericuhan usai laga melawan PSMS tersebut. Imam mengaku dirinya kecewa sekaligus marah terhadap peristiwa yang terjadi ini. Ia mengungkapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya suporter Persita tersebut.

Tak sampai disitu, Imam pun menginginkan kasus ini diusut tuntas. Ia ingin pelaku ditindak tegas tanpa pandang bulu, siapa pun pelakunya. Hal tersebut ia ungkapkan lewat akun media sosial twitter pribadinya @imam_nahrawi. “Kepergian Banu, suporter Persita, harus diusut tuntas. Pelakunya harus ditindak, tanpa pandang bulu, siapa pun dia. – IN.”

PSSI juga berkomentar terkait kasus ini. Ketum PSSI, Edy Rahmayadi prihatin dan berduka atas meninggalnya Banu. Edy yang juga menjabat sebagai Pangkostrad ini mengakui bahwa memang kebanyakan pendukung PSMS yang terlibat dalam kericuhan berasal dari Kostrad.

Edy berjanji akan mengusut dan menindak tegas anak buahnya yang terlibat dalam kericuhan itu. Selain itu, Edy juga tidak mengizinkan prajurit- prajurit dari militer untuk sementara waktu masuk kedalam stadion.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend