Abraham Samad Batal Ditahan, Netizen Lega

Abraham Samad batal ditahan – sumber foto: Istimewa

Drama Cicak vs Buaya antara dua lembaga penegak hukum di Indonesia, KPK dan Kepolisian, sepertinya belum juga usai. Setelah beberapa waktu lalu mereda paska dibebaskannya Komjen Budi Gunawan dari statusnya sebagai tersangka lewat praperadilan, giliran para petinggi KPK yang diperkarakan. Kabar terakhir, Ketua KPK nonaktif, Abraham Samad, pada Selasa 28 April 2015 kemarin menjalani pemeriksaan di Mapolda Sulselbar, sebagai tersangka atas kasus pemalsuan identitas paspor Feriyani Lim, seorang perempuan asal Pontianak.

Abraham awalnya dilaporkan oleh Chairil Chaidar Said ke Bareskrim Polri pada 29 Januari 2015 atas sangkaan memalsukan kartu keluarga yang mencantumkan Feriyani Lim sebagai anggota keluarganya. Kasus ini menjadi sorotan publik karena penetapan Abraham sebagai tersangka kasus pemalsuan identitas tersebut hanya berselang beberapa hari setelah KPK yang dipimpinnya menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus rekening gendut.

Pemeriksaan Abraham Samad Selasa kemarin berlangsung cukup alot. Ketua non aktif KPK ini diperiksa selama lebih dari 7 jam oleh penyidik Reserse Kriminal Umum Polda Sulselbar. Pada pukul 20:00 WIT Abraham diumumkan oleh penyidik akan ditahan. Tim kuasa hukum Abraham dan pimpinan aktif KPK segera melakukan negosiasi dan lobi. Hasilnya, atas perintah dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Abraham Samad tak jadi ditahan. Pada pukul 23:30 Abraham Samad pun meninggalkan Polda Sulselbar dan kembali ke rumah kediamannya.

Bagaimana tanggapan netizen atas pemeriksaan yang berujung penahanan Abraham Samad ini? Berikut redaksi Eveline merangkumnya untuk Anda.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial Indonesia, khususnya Twitter, selama periode 27 – 28 April 2015. Terdapat total 11.204 tweet bicara tentang kasus yang melibatkan Ketua KPK nonaktif Abraham Samad. Jumlah yang relatif besar, dengan pembicaraan sehari lebih dari 5.500 tweet. Hal ini mengindikasikan perhatian publik netizen yang besar atas kasus ini.

Pemeriksaan Abraham Samad oleh penyidik Polda Sulselbar pada Selasa, 28 April kemarin mendapat sorotan netizen lewat 3.382 tweet. Sebagian netizen menyayangkan pemeriksaan yang berujung penahanan tersebut. Sebanyak 6.695 tweet bernada heran sekaligus geram dilayangkan netizen. Meskipun pada akhirnya Abraham dilepas menjelang tengah malam.

Masih terkait dengan pemeriksaan dan penahanan pria kelahiran Makassar 49 tahun silam ini, netizen menyoroti soal dokumen kependudukan palsu yang selama ini dijadikan dasar kasus Abraham Samad. Sebanyak 723 tweet dicuitkan netizen mendesak Kepolisian menunjukkan bukti tersebut, karena sejauh ini hanya foto kopi Kartu Keluarga yang dipalsukan yang ditunjukkan pihak penyidik. Netizen juga menyayangkan pihak penyidik yang hingga saat ini belum menahan pelaku utama pemalsuan identitas kependudukan, yaitu Feriyani Lim.

Dikutip dari Kompas.com, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulselbar Komisaris Besar Pol Joko Hartanto mengatakan, Feriyani belum ditahan karena yang bersangkutan tengah berada di Jakarta. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di benak netizen. Sementara itu, jaminan yang diberikan pimpinan KPK terhadap Abraham Samad sehingga akhirnya tak jadi ditahan mendapat apresiasi netizen yang dinyatakan lewat 628 tweet. Netizen juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Sulselbar yang menerima jaminan tersebut dan melepaskan Ketua nonaktif KPK lewat 1.732 tweet.

Yang paling menarik, meskipun dengan jumlah yang relatif kecil, adalah adanya sebanyak 196 tweet dari netizen yang menyatakan kasus yang menjerat Abraham Samad adalah tanggung jawab Presiden Joko Widodo. Netizen yang mencutikan hal tersebut menambahkan bahwa mereka menyesal telah memilih Jokowi pada pilpres kemarin.

Bagaimana kelanjutan kasus yang menjerat Abraham Samad? Kita tunggu saja akhir drama Cicak Buaya ini.

***

3 thoughts on “Abraham Samad Batal Ditahan, Netizen Lega

  1. Anak Ingusan

    Sebenarnya memang tak perlu dilakukan penahanan terhadap abraham. Biarlah proses hukun berjalan dan biarlah pengadilan yg memutuskannya.

    Reply
  2. erik

    Manusia tak ada yang sempurna….pasti ada cacad walaupun sedikit…hadapi aja pak, masalah kecil ini…jangan takut….

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend