Anies Baswedan Dilaporkan ke KPK Terkait Proyek VSAT, Netizen Berkomentar

Anies Baswedan Dilaporkan ke KPK Terkait Proyek VSAT, Netizen Berkomentar

Sumber Foto : Istimewa

Peta politik jelang pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta bebar-benar memanas. Setelah Basuki Tjahaja Purnama yang terjerat kasus penodaan agama, Sylviana Murni yang tersangung kasus korupsi, kini giliar Anies Baswedan juga terjerat perkara.

Anies Baswedan disinyalir menerima fee sebesar Rp 5 miliar terkait proyek VSAT komunikasi jarak jauh berbasis satelit di Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo). Dugaan ini dilaporkan oleh Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) saat melakukan orasi di depan gedung KPK pada Senin (30/1/2017).

Kabar ini langsung mendapat perhatian netizen tanah air, khususnya yang berada di Jakarta. Dari berbagai komentar terkait dugaan korupsi yang dilakukan oleh calon gubernur nomer 3 ini, salah satu netizen mengatakan kalau memang benar berarti seluruh cagub tidak ada yang murni.

Netizen lainnya pun menyindir penguasa saat in, dengan mengatakan kalau rezim saat ini sedang panik sehingga melakukan cara-cara PKI untuk menjegal saingan mereka.

Lebih lanjut, Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) juga telah menyerahkan bukti transfer dari Yudi Setiawan selaku pemenang proyek kepada  Abdilah Rasyid Baswedan, adik Anies Baswedan. Dimana dalam bukti transfer itu juga ada keterangan bahwa itu adalah fee untuk proyek VSAT.

Presidium Kamerad Haris Pertama pun menduga kalau Anies adalah makelar dari proyek Desa Berdering yang digarap pada 2012 itu. Alasannya karena Anies merupakan kader Partai PKS dan dekat dengan Menteri Komunikasi dan Informatika kala itu, Tifatul Sembiring.

Terkait laporan ini, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan lembaganya akan melihat sejauh mana laporan dari Kamerad. Melihat subjek hukumnya, seperti melihat indikasi korupsi atau pidana umum. “Kita belum sampai pada kesimpulan. Perlu dipastikan benar atau tidaknya. Jika ditemukan indikasi korupsi, akan kami dalami,”

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend