Beri Dukungan KPK Dan DPRD, Netizen Lontarkan #AyoKPKEksekusiAhok

KPK RI

Tersiar kabar bahwa KPK RI tengah menggelar rapat tertutup yang membahas guna menentukan status ke tingkat penyidikan bagi kasus Sumber Waras. Rapat tersebut dilakukan KPK usai disambangi pimpinan dewan Abraham Lunggana atau Haji Lulung dan Mohamad Taufik bersama dalam 50 orang anggota DPRD, pada Rabu 17 Februari 2016, yang meminta agar KPK RI segera menyematkan status tersangka kepada Gubernur DKI Jakarta.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), usai melakukan apel bersama di Makodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, justru tertawa menanggapi rencana Haji Lulung bersama puluhan anggota dewan tersebut dalam mendesak KPK RI. “Tidak mengurangi rasa hormat kepada saudara Lulung yang menyandang gelar sarjana hukum dan mempunyai kantor pengacara, dia ngerti enggak sih Undang-Undang KPK?” kata Ahok, di Makodam Jaya, Jakarta Timur.

Ahok juga menegaskan bahwa KPK adalah lembaga independen. Tidak bisa dipengaruhi siapapun. “KPK itu independen, tidak bisa dipengaruhi siapapun. Mau bawa 100 orang, 1.000 orang DPRD, itu tidak akan berpengaruh. Dan saya yakin KPK itu akan bekerja profesional,” tandasnya.

Namun demikian, temuan hasil investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menyebut adanya indikasi kerugian daerah sebesar Rp 191 miliar atas pembelian RS Sumber Waras, tentunya tak dapat diragukan lagi.

Kenyataan inilah yang kemudian mendorong kuat publik terutama para netizen di dunia maya, untuk memberi dukungan baik terhadap Anggota Dewan maupun KPK RI, guna mengusut tuntas kasus korupsi yang diduga melibatkan nama Ahok di dalamnya. Netizen melalui #AyoKPKEksekusiAhok, terpantau tim redaksi Eveline melontarkan ragam komentarnya meminta agar KPK RI dan DPRD dengan tegas segera mengeksekusi Ahok.

Netizen dengan akun @ridz_arefy misalnya, berkomentar bahwa temuan hasil investigasi BPK sangat yakin bahwa Ahok terlibat dalam kasus korupsi ini, “Kalau yg buat data itu lsm, ormas, media, msh wajar diteliti & dipertanyakan. Ini Badan Pemeriksa Keuangan Negara lho ?”.

Sementara itu akun @MANISPOLOS menuliskan, “@PrabowoSoenirman memastikan, pihaknya akan rutin menyambangi @KPK_RI setiap dua minggu sekali”, nampak mendukung usaha anggota dewan untuk terus mendesak KPK RI

Di sisi lain, seorang netizen dengan akun @aditnamasaya, juga menulis, “Kabarnya malam ini @KPK_RI akan rapat tertutup ttg status AHOK di kasus SUMBER WARAS. Kita tunggu seberapa culun @KPK_RI menangani ini”. Yang ditegaskan lagi dengan sebuah komentar oleh netizen lain, “Semoga rapat pimpinan KPK malam ini bisa naikakan kasus pembelian lahan RSSW ke tahap penyidikan”, kicau akun @Restyies. nampak menanti dan berharap agar keputusan rapat KPK dapat segera menaikkan status menjadi penyidikan bagi kasus ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend