Budi Waseso Siap Periksa Jokowi, Netizen Ramai Bersuara

Kabareskrim nyatakan siap periksa Presiden – sumber foto: Istimewa

Kasus korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) dalam APBD Perubahan DKI tahun 2014 semakin memanas. Setelah sebelumnya menetapkan 2 tersangka Alex Usman, pejabat pembuat komitmen pengadaan UPS di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat; dan Zaenal Soleman, pejabat pembuat komitmen proyek itu di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat, Bareskrim menyasar pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus yang merugikan negara hingga 50 milyar rupiah tersebut.

Nama Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana, atau akrab disapa Haji Lulung dan anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Hanura, Fahmi Zulfikar yang jadi target pemeriksaan. Sebagaimana diberitakan Eveline sebelumnya, tim Bareskrim Polri sempat menggeledah ruangan kedua politisi di Gedung DPRD DKI dan menyita berbagai barang bukti pada Senin 27 April 2015.

Penyidikan kasus korupsi ini bergulir dengan penangkapan Alex Usman di Rumah Sakit Siloam Jakarta Barat setelah 2 kali mangkir dari panggilan pemeriksaan. Haji Lulung sendiri setelah 2 kali tidak hadir dalam pemeriksaan akhirnya memenuhi panggilan Bareskrim dan diperiksa selama 11 jam pada Senin 4 Mei 2015. Politisi Partai Persatuan Pembangunan yang kerap membuat sensasi ini enggan menjelaskan materi pemeriksaan terkait keterlibatan dirinya dalam kasus korupsi tersebut.

Bareskrim tidak berhenti sampai di situ. Setelah memeriksa Haji Lulung, Kabareskrim Budi Waseso menyambangi Balai Kota Jakarta untuk menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Budi Waseso yang sebelumnya tenar karena menangkap pimpinan KPK Bambang Widjojanto dan penyidik KPK Novel Baswedan meminta izin Ahok untuk memeriksa anggota dewan dan pegawai Pemprov DKI lainnya.

Selain itu, Budi Waseso mengatakan dia tak menampik ada kemungkinan Presiden Joko Widodo dijadikan saksi kasus korupsi UPS. Menurut Kabareskrim, pernyataan Jokowi diperlukan jika alat bukti tak mencukupi.

Dikutip dari Tempo.co, Budi Waseso menyatakan, “Jokowi dapat dipanggil karena Bareskrim sedang usut kasus 2014 ke belakang”. Dia juga menambahkan, nama Presiden Joko Widodo tak termasuk dalam daftar utama saksi sejauh ini. “Jika daftar saksi ini sudah cukup, Jokowi tak perlu dipanggil,” ujarnya.

Bagaimana publik, khususnya netizen menanggapi kesiapan Bareskrim memeriksa Presiden Joko Widodo terkait kasus korupsi UPS ini? Berikut rangkuman pemantauan redaksi Eveline untuk Anda.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 3 – 4 Mei 2015. Perbincangan tentang penangkapan Alex Usman di Rumah Sakit Siloam oleh tim Bareskrim Polri mendapat perbincangan paling besar sebanyak 12.788 tweet. Disusul dengan pemeriksaan penyidik terhadap Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Sebanyak 5.540 tweet mencuitkan berbagai komentar atas diperiksanya politikus Partai Persatuan Pembangunan yang saat pengadaan UPS berlangsung di tahun 2014 menjabat Koordinanor Komisi E DPRD DKI yang membawahi bidang pendidikan.

Sementara itu, yang tak kalah banyak dibicarakan netizen adalah rencana Bareskrim untuk memeriksa Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Ahok, begitu pria asal Belitung Timur ini akrab disapa, akan diperiksa sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur saat kasus terjadi. Sebanyak 3.934 tweet menyebut soal ini.

Yang paling menarik adalah, pernyataan Kabareskrim Budi Waseso yang siap memeriksa Presiden Joko Widodo saat menemui Ahok di Balai Kota Senin kemarin. Sontak pernyataan pria yang akrab disapa Buwas ini menimbulkan reaksi netizen. Sebanyak 2.188 tweet dicuitkan netizen menggapai kesiapan pemeriksaan Jokowi. Sebagian besar netizen menyatakan ketidaksetujuan dan mengganggap pernyataan Kaberkrim berlebihan. Namun, tak sedikit netizen yang justru setuju dan mendorong Budi Waseso segera memeriksa Presiden Joko Widodo yang di tahun 2014 masih senjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Bagaimana kelanjutan kasus ini? Akankah Kabareskrim benar-benar akan memeriksa Presiden? Kita tunggu saja nanti.

***

5 thoughts on “Budi Waseso Siap Periksa Jokowi, Netizen Ramai Bersuara

  1. suartama

    Ini akibatnya klo Polri jd penyidik tunggal di republik ini….
    Masa ada jeruk makan jeruk……????

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend