Bupati Dari PAN Ini Jadi Tersangka Pengrusakan Pabrik Cina, Gerindra: Polisi Jangan Diperalat Pengusaha!

pengrusakan

(Sumber foto: republik.in/FB Murdifil Khair)

Polda Sulawesi Utara telah menetapkan Bupati Bolaang Mongondouw (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, yang ternyata berasal dari partai PAN sebagai tersangka pengrusakan pabrik semen.

(baca juga: Bupati Ini Malah Dijadikan Tersangka Perusakan Setelah Tutup Perusahaan Cina Tak Berizin, Netizen: Rakyat Harus Bela)

Terkait hal itu, Politisi Partai Gerindra Mochamad Hekal mengingatkan aparat kepolisian bertindak profesional dalam kasus dugaan pengrusakan pabrik semen asing, PT Conch North Sulawesi Cement. “Saya gak tahu sudut pandang polisi (menetapkan bupati Bolmong sebagai tersangka). Dan kejadian sebenarnya bagaimana. Jangan sampai mereka (polisi) diperalat pengusaha nakal,” tandas Hekal saat dihubungi, Rabu (26/07/2017).

Berdasarkan informasi yang didapatnya, ia meyakini apa yang dilakukan bupati tersebut sudah sesuai aturan. “Kalau saya baca berita-berita lainnya kayaknya pembongkaran paksa (bukan pengrusakan) karena gak punya izin-izin. Ya kalau itu ceritanya, benar tindakan bupati. Memerintahkan bongkar paksa,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu.

Saat ditanya tindakan polisi menetapkan Bupati Bolmong sebagai tersangka merupakan langkah terburu-buru, Hekal enggan berkomentar. “Saya gak tahu. Tapi kita minta polisi profesional tegakkan hukum,” pungkasnya.

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen soal Bupati dari PAN jadi tersangka pengrusakan pabrik Cina. “sungguh tidak masuk akal bukan nya pribumi yang di bela malah taipan yg di bela sungguh ironi”, tulis netizen bernama Apa Angga sampaikan keprihatinan. Sedang seorang netizen lain bernama Prabu Mulih, mencoba memberikan dukungan, “Jangan pernah mundur, pribumi pemilik sah negeri ini, bukan bangsa asing dan aseng sekalipun penguasa dan taipan”.

Selanjutnya, sindiran dan kritik dilayangkan dua netizen berikut, “Sakit hati tuh ama PAN. Jangan main2 ama investor tiongkok karena sekarang dia yg berkuasa dinegri ini”, tulis Hary Akhir. Sedang netizen dengan akun Ayu Gusty  beri kritikan, “ANEH…penegakan hukum sàat ini !!! Yang salah dibenarkan, sedangkan yg benar disalahkan Orang luar dibela, sedangkan rakyat sendiri di tindas NAUZUBILLAH BINZALIK….”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend