Bupati Klaten Kena OTT KPK, Netizen Ramai Beri Komentar

Bupati Klaten Kena OTT KPK, Netizen Ramai Beri Komentar

Sumber foto: mattanews / detik

Lagi- lagi pejabat daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Kali ini giliran Bupati Klaten, Sri Hartini ditangkap tim KPK pada Jumat (30/12) pagi. Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua KPK, Agus Rahardjo. Ia juga menyebut pada OTT Jumat pagi itu, KPK juga menangkap beberapa orang lainnya.

“Ya sudah dibungkus (diamankan). (Bupati Klaten, Sri Hartini) salah satunya,” kata Agus seperti dikutip dari Republika.

Sri Hartini diketahui belum genap setahun menjabat sebagai Bupati Klaten. Wanita yang kabarnya merupakan politisi PDIP itu baru dilantik pada 17 Februari 2016 lalu setelah ditetapkan KPU setempat sebagai Bupati Klaten terpilih 2016-2021 hasil Pilkada 2015.

Selain itu, Sri Hartini adalah istri dari mantan Bupati Klaten Haryanto Wibowo. Suami Sri Hartini ternyata juga pernah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus proyek pengadaan buku paket tahun ajaran 2003/2004 senilai Rp 4,7 miliar dan kasus penggunaan dana anggaran pendapatan belanja daerah untuk perjalanan ke luar negeri.

Ditangkapnya Bupati Klaten tersebut langsung menjadi buah bibir di media sosial twitter. “@republikaonline pdip lagi .. pdip lagi .. paling jago korupsi sudah .” kicau pengguna twitter dengan akun @byebyeko yang menyindir politisi PDIP yang kembali terjaring OTT KPK.

Pemilik akun twitter @EkoWitono9 berkicau mengatakan bahwa kasus ini merupakan tanda banyaknya pejabat yang khianat terhadap amanat rakyat. “@republikaonline Pertanda byk pejabat yg mmg hobi berkhianat thd amanat rakyat. Sejak awal mmg sudah berniat mengkorup uang rakyat..!!”

Ada juga pengguna twitter yang menyindir partai penyokong Sri Hartini yang juga merupakan partai dari cagub DKI, Basuki Tjahaja Purnama. “Bupati Klaten yg kena OTT KPK diusung oleh PDIP-Nasdem, kebetulan partai pengusung Ahok :)) @kangdede78 @panca66,” cuit pemilik twitter @TheHermawans.

Belum diketahui jelas terkait kasus apa penangkapan tim KPK terhadap Bupati yang diusung koalisi partai PDIP-Nasdem tersebut.

Sri Hartini merupakan kader PDIP yang cukup lama malang melintang di dunia perpolitikan. Suaminya merupakan mantan Bupati Klaten Haryanto Wibowo (Alm) yang juga kader PDIP.  Sri Hartini merupakan wanita kelahiran Sukaharjo, 16 November 1961. Ia tinggal di Jumeneng Rt 05 / Rw 04, Teloyo, Wonosari, Klaten. Ia memiliki dua orang anak.

Terjaringnya Bupati Klaten tersebut dalam OTT KPK pun turut dikomentari oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar mengatakan bahwa kasus ini merupakan pukulan telak bagi Jawa Tengah yang kini sedang giat- giat memerangi korupsi.“Ini mengejutkan dan pada akhirnya kita dianggap hanya ‘ngomong thok’ (red; retorika) dan tidak serius soal pemberantasan korupsi di Jawa Tengah,” sesal Ganjar.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend