Debat Terakhir Kandidat Presiden AS, #debatenight Jadi Trending Topic Dunia

Debat Terakhir Kandidat Presiden AS, Hashtag #debatenight Jadi Trending Topic Dunia

Sumber Foto : Istimewa

Calon presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton dan Donald Trump,  bertemu untuk ketiga kalinya dalam satu panggung untuk menggelar debat di Las Vegas, Amerika Serikat, Rabu malam, 19 Oktober 2016 pukul 21:00 waktu setempat atau Kamis pagi, 20 Oktober 2016 waktu Indonesia.

Debat yang digelar di Universitas Nevada dengan moderator Chris Wallace dari Fox News akan membahas beberapa topik diantaranya yaitu tentang imigrasi, hukum, konflik luar negeri, perekonomian, serta kesiapan para kandidat untuk memegang jabatan sebagai Presiden AS.

Pantauan redaksi Eveline pada media sosial twitter, menggunakan Evello Intelligent Tagging System mendapati sejumlah perbincangan mengenai debat terakhir yang mempertemukan secara head to head antara Trump dan Hillary sebelum pemilihan presiden AS yang akan dihelat pada tanggal 8 November mendatang.

Bahkan sampai berita ini diterbitkan hashtag #debatenight mampu nangkring di posisi pertama jajaran trending topic dunia dengan total tweet sebanyak 4,6M tweet. Dimana menjadi puncak perbincangan pada pukul 09.00 pagi tadi, dengan kicauan mencapai 2,063,227 tweet. Berikut beberapa kicauan netizen di media sosial twitter yang dapat kami rangkum untuk anda : 

Kicauan netizen yang menggunakan hashtag #debatenight, terlihat sebanyak 19% bermuatan sentimen positive, 37% bersentimen negatif dan 44% bersifat netral. Sedangkan pemetaan berdasarkan jenis kelamin dikicaukan oleh wanita sebanyak 52,9% dan pria sebanyak 47,1% dari total sebanyak 3.201.532 netizen.

Lebih lanjut, Donald Trump yang diusung oleh Partai Republik diharapkan menggunakan debat kali ini untuk membalikkan momentum. Karena perlu kita ketahui, namanya tercoreng akibat munculnya tuduhan pelecehan seksual dari sejumlah wanita.

Sedangkan dari kubu Partai Demokrat, debat terakhir Hillary Clinton dipandang menjadi kesempatan untuk meyakinkan masyarakat AS jika dirinya adalah suksesor terbaik Barack Obama. Ditambah lagi dapat merebut hati para voters sebagian besar negara yang akan menjadi medan pertarungan dimana hasil akhirnya akan ditentukan lewat pemilu.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend