Dipecat dari PPP, Haji Lulung: Jangan Paksa Saya Dukung Ahok

Dipecat dari PPP, Haji Lulung : Jangan Paksa Saya Dukung Ahok

Sumber foto: republika / detik

PPP kubu Djan Faridz resmi memecat salah satu kader mereka, Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Pemecatan ini diduga kuat karena Lulung telah mendeklarasikan dukungannya pada paslon Anies- Sandi. Padahal, PPP kubu Djan sendiri dari awal sudah menyatakan dukungan pada paslon petahana, Ahok- Djarot.

“Sejak Senin hari ini, Haji Lulung beserta anggotanya yang ada di Fraksi PPP DPRD DKI bukan lagi kader PPP. Secara resmi, DPP PPP akan menyiarkan keputusan pemecatan itu Senin malam,” tegas Djan seperti dikutip dari Suara, Senin (13/3).

Mengetahui hal tersebut, Lulung menanggapinya dengan santai. Lewat akun twitternya, @halus24 ia menyatakan bahwa pemecatan dirinya hanya lucu- lucuan belaka. Lulung mengaku tak panik dan tak takut pada keputusan partai.

Baca Juga: Haji Lulung Resmi Merapat Ke Anies-Sandi, Netizen: Ini Baru Benar Pake Sekali

Lebih lanjut, nama pria yang hits pada kasus UPS itu mengatakan bahwa jangan paksa dirinya untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, seperti yang dilakukan PPP kubu Djan.

Lulung mengaku banyak kekuatan besar yang mencoba merayunya untuk mendukung cagub nomor urut 2 tersebut. Sayang, ia tetap kukuh pada pendiriannya untuk tak mendukung Ahok. Selain itu, Lulung mengaku bahwa tindakannya ini juga menjaga Marwah partai.

Menurutnya, PPP adalah partai warisan para ulama. Dan sebagai penerus, Lulung selalu menjaga partainya sesuai dengan perintah para ulama.

Sebelumnya diberitakan Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Haji Lulung resmi merapat ke Paslon nomor 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada putaran kedua Pilgub DKI 2017. Keputusan tersebut diakui Haji Lulung bukan tanpa alasan, melainkan dilatarbelakangi oleh kesamaan pandangan tentang komitmen Anies-Sandi dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend