Ditangkap Gara-gara Bersumpah Di Atas Al-qur’an Pilih Pemimpin Muslim, Netizen Doakan Jawara Betawi Ini

Betawi

(Sumber foto: Akun FB May Santik‎)

Aparat kepolisian dinilai  sudah keterlaluan dalam berpihak kepada pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat dengan memeriksa tokoh Betawi yang juga jawara Haji Abu Bakar Sadeli.

Peringatan itu disampaikan aktivis politik Rahman Simatupang dalam pernyataan kepada intelijen  (13/4). Menurut Rahman, dalam alam demokrasi, menyerukan pemilih Muslim itu tidak ada larangan. “Beberapa video yang diunggah di sosial media, tokoh agama non Muslim jelas-jelas menyerukan untuk memilih Ahok. Mengapa, polisi tidak memanggil yang bersangkutan?” tegas Rahman.

Rahman menegaskan, Haji Abu Bakar Sadeli menunjukkan adanya ketidakadilan di Jakarta. “Kalau yang anti-Ahok langsung dipanggil polisi. Ini seperti peringatan buat lainnya untuk tidak melawan Ahok secara terbuka,” jelas Rahman.

Diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian Polres Jakarta Selatan memanggil tokoh Betawi yang juga Jawara Haji Abu Bakar Sadeli, setelah menyerukan memilih pemimpin Muslim di Pilgub DKI. Sadeli bersama warga bersumpah dengan Al Quran untuk memilih pemimpin Muslim. Video seruan jawara Betawi itu menjadi viral.

Terkait pemeriksaan Haji Abu Bakar, salah satu kuasa hukum, Nasrulloh Nasution menerangkan bahwa pemanggilan terhadap Pembina Jawara Betawi ini karena adanya laporan dari Polsek setempat.

Nasrulloh menambahkan bahwa pasal yang dituduhkan kepada H. Abu Bakar sangat dipaksakan. Pemanggilan kliennya terkait undang-undang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dinilainya tidak tepat.

Berikut video dan foto yang beredar di media sosial FB:

Haji Abu Bakar SadeliPengurus Sanggar Betawi di Setu Babakan Jakarta Selatan,Dipanggil Polisi Gara-Gara Bersumpah Di atas Al-Quran Untuk Memilih Pemimpin Muslim

Posted by Agus Susanto on Tuesday, April 11, 2017

Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait jawara Betawi H. Sadeli yang dipanggil polisi gara-gara bersumpah di atas Al-quran pilih pemimpin muslim. Beberapa komentar netizen terlihat menyampaikan dukungan dan doa, “Ya Allah lindungilah ulama kami”, dituliskan netizen bernama Zul Fines panjatkan doa. Sedang seorang netizen bernama Yayat Handayana, sampaikan dukungan terhadap H.Sadeli, “Kapan aku harus kejakarta…ku tunggu kapan pun komando ulama turun…”.

Lah kocak… jika berita ini benar hanya karena bersumpah diatas al quran untuk memilih pemimpin muslim hingga…

Posted by Hani Handoko on Wednesday, April 12, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend