Fahri Hamzah: Penangkapan dan Penahanan Diluar KUHAP Melanggar HAM

Foto: Ilustrasi

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim menangkap seorang wartawan senior bernama Asyari Usman atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah.

Kepala Subdirektorat II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Komisaris Besar Asep Safrudin mengatakan, Asyari ditangkap pada Jumat (9/2), setelah pihaknya menerima laporan dari Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy.

“Betul (Asyari ditangkap), terkait pencemaran nama baik dan fitnah,” kata Asep saat dikonfirmasi, Jumat (9/2).Dia menerangkan, dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah yang dilakukan Asyari dalam bentuk tulisan atau artikel.

Asep pun membenarkan, artikel yang dimaksud berjudul Dukung Djarot-Sitorus: Ketum PPP Menjadi ‘Politisex Vendor’? yang tayang di media daring (online) Teropong Senayan pada Kamis (11/1) silam.

Penangkapan dan penahanan tersebut berujung pada protes keras netizen Indonesia. Sejumlah netizen bahkan bersuara lantang atas kasus ini. Salah satunya datang dari wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

Saat ini, Asyari pun masih menjalani proses pemeriksaan terkait hal tersebut secara sendiri. Karena dalam hal ini memang hanya dia saja yang dilaporkan ke polisi.

“Sedang melakukan pemeriksaan (Asyari). (Jalani pemeriksaan sendiri) karena dilaporkan sendiri, yang lapor ke kita kuasanya dari Romi,” tandasnya.

Asyari Usman dipersangkakan dengan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 (3) undang-undang RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik dan atau pasal 310 atau 311 KUHPidana tentang penghinaan atau pencemaran nama baik.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend