Golkar Kubu Agung Desak Munas Jadi Perhatian Netizen Indonesia

Konflik yang terjadi di tubuh Partai Golkar tampaknya akan segera berakhir dan islah akan segera tercapai, seiring putusan Mahkamah Agung pada 20 Oktober 2015 lalu yang bisa dibilang membatalkan hasil dua munas Golkar sebelumnya dan tidak mengakui kedua belah pihak setidaknya sampai saat ini. Dua Munas Golkar tersebut yang telah menunjuk Ketua Umum Partai Golkar (PG) hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ancol, Agung Laksono (AL), dan Ketua Umum PG Munas Bali, Aburizal Bakrie (ARB). Namun kesepakatan bersama untuk melaksanakan Munas Golkar dalam waktu dekat belum juga tercapai.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas Golkar kubu Agung desak Munas? Simak pantauan redaksi eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 6 – 9 November 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 38.713  tweet yang memperbincangkan tentang proses islah Partai Golkar.

Keinginan kubu Ketua Umum Partai Golkar (PG) hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ancol, Agung Laksono (AL), dengan membuka semua kesempatan dan peluang untuk mencapai islah atau rekonsiliasi parta Golkar. Golkar kubu Agung desak munas bagi partai Golkar menunai 7.276 perbincangan pada linimasa Twitter.

Sedang dari kubu Ketua Umum PG hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie (ARB) tetap menolak untuk dilaksanakannya munas bersama dan meminta kubu AL mengakui dan menerima kepemimpinan ARB hingga tahun 2019. Penolakan ARB menuai 1.420 kicauan Netizen.

Namun pada silahturahmi nasional (Silatnas) Partai Golkar yang telah digelar di kantor DPP Slipi pada Minggu 1 November 2015, hasilnya adalah kedua kubu sepakat untuk mengakhiri konflik kepengurusan dimana Aburizal Bakrie kemudian ditunjuk sebagai ketua umum dan Agung Laksono sebagai wakilnya. Keduanya akan bekerjasama dalam satu atap agar lebih fokus untuk pemenangan Partai Golkar dalam pemilu kepala daerah yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend