Golkar Tak Akan Ambil Jatah Menteri Desa, Netizen: Emang Ada Jatah?

Golkar Tak Akan Ambil Jatah Menteri Desa, Netizen: Emang Ada Jatah?

Sumber foto: kabaroke / tabloid-desa

Belakangan isu reshuffle kabinet kembali mengeruak. Apalagi kini Partai Golkar dan PAN sudah merapat ke pemerintah. Partai PKB yang mempunyai 4 kursi menteri saat ini pun menjadi sorotan. Banyak yang menduga, salah satu menteri dari PKB akan terkena reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo.

Terkait hal tersebut, Ketum Golkar Setya Novanto mengatakan bahwa Golkar tak akan mengambil jatah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang sekarang dijabat oleh Marwan Jafar. Hal itu dikatakan Setnov pada perayaan Hari Ulang Tahun PKB yang ke-18, Sabtu (23/7) kemarin. Ia berjanji tak akan mengambil kursi Marwan Jafar.

Pantauan redaksi Eveline, pengguna media sosial twitter mempertanyakan ‘jatah’ yang dimaksudkan Setnov. “@Metro_TV emang nya golkar bisa ambil jatah mentri,Papa minta saham belum lupa om,kejagung yg tadi nya getol usut skrng KEOK,gak hukum main2,” kicau akun @BgdFachmi.

Hal yang sama juga diutarakan akun @JayaKabson. “@Metro_TV MEMANGNYA JABATAN MENTERI ITU BOLEH DI AMBIL YA BOSS ? KALIAN DULU KAN PENDUKUNG SETIA DAN TERDEPAN CAPRES YG LAIN !!!”

Seperti diketahui, ada 4 kader PKB di Kabinet Kerja yaitu Menteri Desa Marwan Jafar, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri serta Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir. Tentu saja, aman dari sentuhan Golkar bukan berarti aman dari reshuffle.

Lalu posisi menteri apakah yang diinginkan Golkar? Setnov sendiri terlihat masih malu- malu dalam menjelaskan hal ini. Ia mengatakan kebijakan reshuffle menteri kabinet adalah hak Jokowi selaku presiden. Kalau Golkar mendapat kursi menteri, Setnov mengaku sangat bersyukur.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend