Gubernur Ahok Dilaporkan Ke KPK Soal RS Sumber Waras, Netizen Heboh

Gubernur Ahok Dilaporkan Ke KPK – sumber foto: Istimewa

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali tersandung masalah. Pada Kamis 20 Agustus 2015 kemarin pria asal Belitung Timur ini dilaporkan seorang warga bernama Amir Hamzah ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ahok dilaporkan dengan tuduhan pelanggaran wewenang sebagai Gubernur DKI Jakarta dalam proses pembelian lahan milik RS Sumber Waras.

Amir Hamzah mengacu pada hasil temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan Pemprov DKI tahun 2014, di mana terdapat setidaknya 70 temuan yang mengindikasikan penyelewengan.

“Kita minta hasil audit BPK ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan ke Gubernur DKI Jakarta dan direksi RS Sumber Waras,” ujar Amir sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras, Amir menyebut, ada beberapa faktor yang menimbulkan kecurigaan adanya korupsi. Salah satunya adalah penentuan harga tanah senilai Rp 755 miliar. Ia menganggap penentuan harga itu tidak melalui mekanisme penilaian wajar. Penentuan tersebut hanya berdasarkan pertemuan tertutup Ahok dengan direksi RS Sumber Waras.

“Harusnya lewat proses sosialisasi dan lainnya memakan waktu tiga bulan. Tapi, ini langsung diputus sendiri sama Gubernur dan sehari jadi,” tegas Amir

Lebih lanjut, Amir Hamzah menyatakan selama ini ia mencatat banyak pelanggaran yang dilakukan oleh Ahok terkait peraturan dan perundangan. Namun, pelanggaran tersebut tidak kunjung ditangani dan terkesan ada pembiaran. Hal ini dkarenakan lemahnya DPRD DKI Jakarta dan sikap Gubernur Ahok yang pintar beralasan. Karenanya, dirinya bertekad membokar itu semua dengan mulai dari kasus RS Sumber Waras.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas dilaporkannya Gubernur Ahok ke KPK soal RS Sumber Waras? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 18 – 20 Agustus 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 3.405 tweet membicarakan tentang temuan BPK dalam audit anggaran belanja Pemprov DKI jakarta tahun 2014. Netizen kembali ramai membicarakan 70 poin temuan BPK atas penyimpangan dalam laporan keuangan Pemprov DKI di bawah pimpinan Gubernur Ahok tersebut.

Terkait dengan kasus pembelian lahan RS Sumber Waras, netizen ramai membicarakannya lewat 2.108 tweet. Netizen menyatakan adanya indikasi korupsi di kasus tersebut lantaran penentuan harga jual yang tidak transparan dan diputuskan sepihak oleh Gubernur Ahok dan Direksi RS Sumber Waras.

Sementara itu, langkah DPRD DKI Jakarta membentut panitia khusus (Pansus) terkait kasus pembelian lahan RS Sumber Waras diperbincangkan netizen sebanyak 2.206 tweet. Sebagian netizen mempertanyakan mengapa anggota Dewan tidak melakukan langkah ini sejak dulu dan menunggu hingga ada laporan masyarakat ke KPK.

Terkait dengan laporan warga terhadap Gubernur Ahok kepada KPK terkait indikasi korupsi dalam pembelian lahan RS Sumber Waras, netizen menyatakan dukungannya lewat 917 tweet. Netizen menegaskan keinginan agar kasus ini diperiksa secara tuntas sehingga jelas apakah ada praktek korupsi di sana.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend