Gugatan Baru MAKI Terkait RS Sumber Waras, Netizen Sebut Terlalu Dipaksakan

MAKI

(Sumber foto: m.tempo.co / news.okezone.com)

Kalah dalam Praperadilan RS Sumber Waras yang diajukannya pada 11 Februari 2016, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kembali akan mengajukan gugatan baru.  Gugatan baru dimaksudkan Koordinator LSM MAKI,  Boyamin Saiman guna menguji  penetapan tersangka oleh KPK yang terlalu lama.

“Itu kan sudah dari 2015 katanya diproses, tapi tahun ini kok nggak ada kejelasan lagi selama tujuh bulan? Sudah dihentikan atau bagaimana?” ujar Boyamin.

Boyamin mengaku usai persidangan ini akan langsung mendaftarkan perkara ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam perkara baru ini, MAKI akan menggugat penghentian penyelidikan kasus RS Sumber Waras oleh KPK. “Langkah selanjutnya, kami akan mengajukan gugatan baru untuk perkara penghentian penyelidikan. Akan kami uji di situ,” ujar Koordinator MAKI, Boyamin Saiman usai persidangan, Rabu (30/3/2016).

Namun, Boyamin menghargai keputusan Hakim Tunggal Tursina Aftianty yang menyatakan menolak praperadilan. Menurut dia, permasalahannya saat ini hanya soal penetapan tersangka yang sedang diproses oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlalu lama.“Kita mengamini keputusan hakim Tursina, ini memang prosesnya masih tetap berlangsung dan kita dapatkan info yang simpang siur, nah sudah dijelaskan kan di sidang tadi,” tukasnya.

Boyamin meyakinkan bahwa langkah yang ditempuhnya semata untuk mengawasi dan mengontrol kinerja KPK dalam mengusut Sumber Waras. Meski permohonannya ditolak Hakim, ia merasa puas karena apapun putusan hakim, tetap akan mendorong KPK.“Target maksimal atau minimal sama aja, hasilnya tetap diteruskan (penyelidikan). Ini sebagai bentuk kontrol KPK yang melambat-lambatkan Sumber Waras,” kata Boyamin.

Pantauan redaksi eveline periode 29 – 30 Maret 2016 pada media sosial twitter, mendapati sebanyak 2.365 tweet oleh netizen memperbincangkan mengenai turunnya harga BBM. Puncak perbincangan terjadi pada 30 Maret pukul 12.15 WIB sebanyak 527 tweet.

Berikut ragam kicauan para netizen di twitter terkait gugatan baru MAKI, terpantau tim redaksi eveline. Diantaranya seperti, “Gugatan praperadilan MAKI thdp kasus sumber waras ditolak”, tulis akun @shgtsr, nampak menyimak hasil gugatan praperadilan MAKI terkait RS Sumber Waras. Seorang netizen lain menyebut MAKI terlalu memaksakan kehendak dengan mengajukan gugatan baru terkait lamanya waktu penyelidikan KPK,”Maksa amat sih.. tunggu aja KPK selesai :-D”, dikicaukan akun @NewsSprinkles.

Lebih lanjut, seorang netizen dengan akun @wijayantogempar, justru memberikan saran agar yang digugat terlebih dahulu adalah hasil Audit BPK, bukan penyelidikan KPK,”Apakah gak sebaiknya yang di Gugat tuh…Hasil Audit BPK nya dulu….. “.

Sementara itu, sebelumnya Kepala Biro Hukum KPK Suryawulan menyatakan pihaknya masih terus menyelidiki dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras. Ia meminta semua pihak untuk bersabar. KPK pun belum bisa mengetahui batas waktu penyelidikan. “Kami masih mengumpulkan bukti dan koordinasi instansi terkait. Kami tetap jalan prosesnya,” ujar Suryawulan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend