Hendak Jadi Provinsi Sendiri, Madura Jadi Perhatian Netizen

Penandatangan Ikrar Pembentukan Provinsi Madura – sumber foto : Istimewa

Wacana dan rencana pemekaran madura menjadi provinsi baru terus berlanjut dan mengemuka setelah memperoleh dukungan beberapa pihak baik para elit dan warga madura yang menyadari urgensi madura lepas dari Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo  menyambut positif rencana pemekaran ini. Namun kata beliau dikutip dari Merdeka.com, rencana pemekaran Madura menjadi provinsi baru harus terlebih dulu memenuhi dua syarat. Pertama, kepentingan daerah dan nasional harus bisa ketemu. Kedua, sesuai dengan Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, pembentukan provinsi minimal harus didukung lima kabupaten dan kota.

Apabila syarat tersebut bisa terpenuhi, barulah pemerintah pusat menunjuk pelaksana tugas (Plt) gubernur di provinsi baru. Plt itu diambil dari pegawai negeri sipil (PNS), yang akan memimpin selama tiga tahun untuk masa persiapan atau transisi.

Dari hasil pantauan di media sosial, khususnya Twitter. Redaksi eveline mendapati sebanyak 38.702 kicauan, memperbincangkan tentang rencana Madura menjad provinsi sendiri. Pemantauan ini dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System pada periode 9-11 Nopember 2015.

Munculnya wacana pembentukan Madura sebagai Provinsi dikarenakan empat kabupaten di Madura merasa dianaktirikan, baik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pemerintah pusat. Sedangkan di satu sisi, Pulau Madura dianggap kaya dengan hasil minyak dan gasnya. Warga Madura mengklaim dalam setahun setidaknya ada sekitar Rp 400 triliun gas dan minyak bumi yang dihasilkan dari Madura.

Sementara itu, sebanyak 1.411 tweet menyebut warga madura menggelar Deklarasi Provinsi Madura yang diadakan pada Selasa, 10 Nopember 2015 yang berpusat di Gedung Rato Ebuh Bangkalan. Acara yang digagas oleh Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M) dihadiri ratusan warga dan beberapa tokoh agama seperti KH Badri Zaini dan H Rawi yang merupakan penggagas Provinsi Madura.

Dengan adanya Deklarasi Provinsi Madura, Ketua Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M), Jimhur Saros, menargetkan 17 Agustus 2016, Madura bisa menjadi provinsi. Mengutip Tribunnews, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mempersilahkan jika Madura ingin berdiri secara administratif sebagai sebuah provinsi. Meski demikian, keinginan tersebut harus disertai beberapa persyaratan, dan memenuhi keinginan seluruh kepentingan yang ada di Pulau Madura.

Lebih lanjut, pembentukan Provinsi Madura mendapat dukungan dari 41 tokoh se Madura dari empat kabupaten yang diwujudkan dalam bentuk ikrar dan tanda tangan. Mayoritas onliner pun mendukung pembentukan Provinsi Madura ini, redaksi eveline mencatat setidaknya terdapat 524 kicauan yang menyatakan dukungan tersebut.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend