Isu Reshuffle Jilid II, Netizen Sebut PDIP Siap Jatah Menterinya Berkurang

Isu reshuffle Jilid II kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) semakin menguat. Rumor yang berkembang, perombakan sejumlah menteri akan dilakukan akhir Oktober atau awal November 2015. Namun, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku belum pernah diajak membahas reshuffle jilid II ini dengan Jokowi.

“Belum pernah dibicarakan Presiden dengan partai pendukung pemerintah,” kata Ketua Fraksi PDIP, Olly Dondokambey di kompleks parlemen Senayan, Kamis (15/10/2015) seperti dikutip dari laman Republika. Menanggapi isu reshuffle jilid II ini, Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas Isu Reshuffle JIlid II? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 16 Oktober 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Sebanyak 2.751 tweet membicarakan tentang Isu Reshuffle JIlid II.

Partai Amanat Nasional (PAN) yang telah menyatakan dukungannya ke pemerintahan Jokowi diprediksi akan masuk ke jajaran menteri Kabinet Kerja. Kabarnya PAN sudah menyetor nama calon menteri beserta CV-nya ke Presiden Jokowi. Namun PAN tidak menyebut posisi apa saja yang diminta. PAN menegaskan sikap akan mendukung setiap kebijakan pemerintahan Jokowi-JK. PAN juga akan menjadi kekuatan tambahan KIH di DPR.

Netizen Indonesia juga membicarakan hal ini, dari pantauan redaksi eveline terdapat 1.342 tweet memenuhi linimasa twitter yang menyebut PAN akan segera dapat kursi di pemerintahan.

Partai Nasdem disebut-sebut akan dikurangi jatah menterinya dalam resuffle jilid II ini. Nama Jaksa Agung Prasetyo sudah lama mencuat untuk diganti. Namun, bagi Prasetyo itu tidak masalah. Dia menegaskan, silakan saja jika memang ada reshuffle. Prasetyo tak ingin menilai sendiri kinerja kejaksaan di bawah kendalinya. Pantauan redaksi eveline Netizen sebut kemungkinan besar kursi menteri nasdem akan berkurang memenuhi linimasa twitter sebanyak 463 tweet.

PDIP sebagai partai yang mengusung Jokowi sebagai presiden siap jika jatah menterinya berkurang pada reshuffle jilid II ini. PDIP melihat sejumlah menteri Kabinet Kerja bekerja kurang optimal dalam kurun waktu setahun ini. PDIP menilai kalau untuk perbaikan kinerja pemerintah, reshuffle jilid II PDIP pasti mendukung.

Bagaimana tanggapan Netizen tentang sikap PDIP ini jika menterinya berkurang dalam kabinet kerja pemerintahan Jokowi-JK. Netizen sebut, PDIP siap jika jatah menterinya berkurang dibicarakan pada linimasa twitter sebanyak 1.032 tweet.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*