Jonan Tak Mau Disalahkan Soal Macet Di Tol, Netizen Ramai Berkomentar

Jonan Tak Mau Disalahkan Soal Macet Di Tol, Netizen Ramai Berkomentar

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, angkat bicara mengenai kemacetan yang melanda sejumlah ruas jalan tol saat libur panjang beberapa hari lalu. Menurut Jonan, kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan tol yang terjadi pada saat libur panjang, tepatnya pada 23-24 Desember 2015, bukan merupakan tanggung jawab penuh dirinya. Masih banyak pihak lain yang terlibat dalam hal ini.

Dikutip dari Kompas, Jonan mengatakan “Kalau macet, harus (menjadi) tanggung jawabnya Menteri Perhubungan, ya bubarin saja Kementerian Perhubungan. Enggak akan bisa!”  Dirinya pun menambahkan “Kan ini institusinya banyak. Kalau pengamat bilang, oh ini kesalahan Kementerian, emang pengamat pernah jadi operator transportasi? Kan enggak pernah juga. Kalau mengamatin sih komentarnya banyak,”. 

Dirinya juga mengaku kalau telah memberikan masukan untuk mencegah kemacetan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang lebih memiliki wewenang. Seperti pemberlakukan kartu elektronik di pintu gerbang tol, sebagai antisipasi lamanya transaksi pembayaran yang acapkali menjadi penyebab kemacetan dan melakukan rekayasa lalu lintas dari kepolisian saat volume kendaraan meningkat

Sebelumnya redaksi eveline telah memberitakan bahwa, imbas hari libur akhir tahun yang bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Natal dan Tahun Baru ini boleh dibilang berbeda dari momen serupa tahun sebelumnya. Sebab kemacetan yang terjadi lebih parah dari libur lebaran. Kemacetan ini sudah mulai terlihat sejak Rabu, 23 Desember hingga Jumat 25 Desember 2015, dengan kicauan para pengguna twitter sebanyak 20.285 tweet.

Jalur-jalur menuju kawasan wisata seperti Puncak dan Bandung pun mengalami kepadatan arus kendaraan yang luar biasa. Jalanan menuju ke area tersebut juga terpantau tak bergerak, bahkan ketika masih di ruas jalan Tol. Selain membludaknya pengguna jalan yang keluar secara bersamaan, kemacetan juga disebabkan keluar masuk kendaraan di Rest Area. Baik Rest Area 19 dan 39.

Selain itu, arus balik pasca libur natal juga menyebabkan kemacetan yang panjang. Warga yang melintasi ruas jaan yang tersendat karena kemacetan ini, melaporkan dan menginformasikan situasi jalan yang mereka lalui. Pantauan redaksi eveline mencatat sebanyak 4.736 tweet membicarakan kemacetan saat arus balik ini.

Imbas dari kemacetan itu pula mengakibatkan Dirjen Perhubungan Darat Djoko Sasongko mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini merupakan bentuk pertanggung jawaban atas kemacetan panjang yang terjadi dimana- mana saat liburan akhir tahun ini. Dimana hal ini juga menjadi perbincangan netizen sebanyak 2.596 tweet.

Lebih lanjut, menyikapi pernyataan Ignasius Jonan yang tidak mau disalahkan sepenuhnya atas kemacetan beberapa hari lalu. Senin, 28 Desember 2015, redaksi eveline memantau komentar-komentar netizen di linimasa Twitter sangat beragam, berikut beberapa komentar yang dapat kami rangkum untuk anda. Akun @juliusibrani mengatakan “Jonan hrs mundur!!! Dan jgn lupa: Bubarkan KemenHub dan serahkan kewenangan Transportasi ke Kepolisian RI!!!” , selain itu akun twitter @kurawa juga berkomentar pedas terhadap Jonan, ia mengatakan “Terlalu banyak lelucon di kementerian perhubungan… ini gara2 menterinya mau cari tempat duduk bis untuk tidur2an lagi sih”. Ada pula kicauan positif yang berbunyi “mobil pribadi berisi minimal 4 orang atau nomer genap ganjil bergilir pak Jonan…tenang pak masih banya berharap dr bpk”, kicau akun Twitter @marianapangari1.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend