Kampanye Senyap Ahok Gagal, Probosutedjo Dan Cendana Pastikan Tetap Sehati Dukung Anies

probosutedjo

(Sumber foto: akun twitter @wartapolitik/@Emodhus)

Kunjungan calon petahana gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ke kediamanan adik almarhum Presiden RI kedua Soeharto, Probosutedjo, pada Rabu (15/3) telah memunculkan opini liar di publik.

Salah satu opini yang muncul adalah Probosutedjo menyatakan dukungan kepada Ahok di putaran kedua Pilgub DKI. Namun begitu, orang dekat keluarga Soeharto, Brigjen Pol (Purn) Anton T Digdoyo membantah kabar soal dukungan tersebut. “Tidak benar Pak Probo dukung Ahok, apalagi keluarga besar Cendana,” jelas Anton Digdoyo yang kini banyak dipercaya memimpin berbagai organisasi sosial tersebut kepada redaksi, Minggu (19/3).

Anton mengaku sudah mengonfirmasi perihal tersebut ke Probosutedjo. Probosutedjo, kata Anton, mengaku tidak bisa menolak permintaan Ahok untuk berkunjung ke kediamannya. “Kata beliau, ‘sebagai orang Jawa mosok saya tolak? Saya justru banyak menasehati Ahok dengan perilaku dan sikapnya selama ini yang jauh dengan rakyat kecil. Di Indonesia bahkan dimana pun akan ditinggal rakyat jika menjauh dari rakyat  kecil’,” ujar Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu menirukan perkataan Probosutedjo.

Sementara untuk dukungan di Pilgub DKI, Probosutedjo dengan tegas menyatakan tegak lurus dengan keluarga besar Cendana. “Pak Probo tegas selalu satu kata satu hati apapun pilihan keluarga besar Cendana,” ujar pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Adapun keluarga Cendana, lanjut Anton, telah menyatakan untuk mendukung pasangan Anies-Sandi. “Mbak Titiek Soeharto yang saya hubungi siang tadi dengan tegas menjawab ‘apa Mas Anton kurang jelas dengan acara Doa dan Dzikir di Masjid At Tin 11 Maret yang lalu? Kita undang Anies-Sandi,” ujar Anton menirukan omongan Titiek.

Pantauan redaksi eveline, mendapati komentar netizen terkait kampanye senyap Ahok temui adik mendiang Soeharto, namun Probosutejo dan Cendana tetap sehati dukung Anies-Sandi. Berikut komentar netizen, “bohong kok panjangnya seumur hidup hok & rot! saya kira bohong terus sampe mintip2 pe nyeplung liang kubur.. mbak titik itu kan dah mewakili keluarga, udah brani ambil resiko di pecat ama setnov lho mbak titik itu, hanya setnov nya yg gak brani ! mbuh kok ngono?”. Dituliskan netizen dengan nama Setijo Pramon.

Ada pula netizen yang melontarkan anggapan, “Udah bingung KOPLAK..ngaku sana ngaku sini..”, tulis Dhayat Oscar. Sementara itu terkait kampanye senyap Ahok yang disebut-sebut merupakan ide Djarot tersebut, dengan serta merta menuai komentar sindiran dari netizen.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*