Ketum PSSI Edy Rahmayadi Resmi Mengundurkan Diri Dari TNI, Netizen: Demi Sumut

Ketum PSSI

(Sumber Foto: liputan6.com/redaksi eveline)

Panglima Kostrad (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi mengajukan permohonan pensiun dini dari TNI. Pengajuan pensiun dini Letjen TNI Edy Rahmayadi tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982/XII/2017, tanggal 4 Desember 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

“Beliau (Letjen Edy Rahmayadi) mengajukan pensiun dini kepada Panglima TNI. Saya tidak tahu persis apa alasan beliau mengajukan pensiun dini,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen M Sabrar Fadhilah, dikutip dari Antara, Selasa malam (5/12/2017).

Ketika ditanyakan, apakah pensiun dini itu karena Letjen Edy Rahmayadi akan mengikuti Pilkada Sumatera Utara, kata Kapuspen, mungkin bisa ditanyakan langsung kepada yang bersangkutan. “Saya tidak tahu apakah beliau akan maju pada Pilkada Sumut. Beliau tidak memberikan alasan pengajuan pensiun dininya,” kata Fadhilah.

Sementara itu, Letjen TNI Edy Rahmayadi tidak bisa dikonfirmasi terkait pensiun dininya itu ketika dihubungi melalui telepon selulernya. Edy Rahmayadi menyelesaikan tugasnya sebagai Pangkostrad lebih cepat dari semestinya. Edy memilih untuk pensiun dini dari tugas sebagai prajurit TNI.

Jabatan Pangkostrad tersebut nantinya akan dijabat oleh Mayjen TNI Sudirman, yang saat ini menjabat sebagai Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Asops Kasad).

Berikut pantauan redaksi eveline, mendapati ragam komentar netizen di media social terkait Ketum PSSI Edy Rahmayadi resmi mengundurkan diri dari TNI. “mundur dari TNI dengan ksatria, beliau kini lebih fokus sebagai ketum PSSI. apakah Edy Rahmayadi yang cinta sepakbola ini juga sekaligus melakukannya demi Sumut? dimana beliau akan kembali mengabdi di kampung halamannya….mantab lah”, disampaikan netizen bernama Adi.

Selanjutnya, netizen dengan akun Sudirman Tamin beri dukungan langkah ksatria dan sesuai komitmen Edy Rahmayadi sebagai prajurit TNI. “Bagus2 saja…biasa2 saja…pak gatot dan pangkostrad…tentu dia punya rencana lain di negeri ini….bergabung dg parpol…utk nyalon peresiden …wapres…gubernur…nggak apa2……sama saja dg AHY…pensiun dini juga….itu hak dia….yg tukang adu domba saja yg menilai itu negatif…”.

Hal senada juga disampaikan netizen lain, “Tak ada kaitan antara penunjukan Panglima TNI kedepannya dengan mundur Bpk Jend Edy Rahmayadi sbg Pangkostrad, tlg jangan dipelintir isu ini. Krn yg benar adalah Bapak Jend Edy Rahmayadi itu mau Nyagub Sumatera Utara..itu yg benar, kalau nggak salah beliau dicalonkan oleh partai Gerindra. Tlg tdk membentuk Public opini secara baper yg tdk berdasar”, disampaikan Mikhail Gorbachev.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend