Khotbah Idul Adha Amien Rais Bermuatan Politis, Ramai Ditanggapi Netizen

Amien

(Sumber foto: nasional.kompas.com/ www.okterus.com)

Amien Rais akan menunjukkan keseriusannya dengan menggalang kongres luar biasa jika sampai terjadi Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan dukungan terhadap petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta. Ketua Dewan Kehormatan PAN itu bahkan mengancam akan melengserkan Zulkifli Hasan dari kursi Ketua Umum PAN jika hal itu terjadi.

“Saya sudah wanti-wanti kalau PAN sampai dukung Ahok, saya minta kongres luar biasa,” kata Amien Rais seusai shalat Idul Adha di Rumah Sakit Islam, Sukapura, Jakarta Utara, Senin (12/9/2016).

Untungnya, lanjut Amien, saat ini ia melihat Zulkifli dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat PAN memang sudah solid untuk tidak mendukung Ahok, yang dianggapnya sebagai pemimpin yang tidak prorakyat kecil dan tak layak diusung.

Mantan Ketua MPR ini meyakini masih banyak calon lain yang bisa diusung untuk mengalahkan petahana, seperti Yusril Ihza Mahendra dan Rizal Ramli. Sementara untuk menyiasati kursi DPRD DKI yang hanya dua, PAN akan bergabung dengan partai-partai di koalisi kekeluargaan.

Sementara itu, khotbah Amien Rais saat Idul Adha dinilai berbagai pihak syarat muatan politis. Tanggapan itu disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin dengan menegaskan bahwa khotbah yang menjadi salah satu bagian ibadah bagi umat Muslim tidak boleh dipolitisasi untuk menyerang lawan politik.

“Itu tidak baik. Nanti bisa terjadi polemik, khotbah dijadikan tempat untuk saling menyerang. Saya kira enggak bagus,” kata Ma’ruf saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/9/2016).

Ma’ruf mengatakan, sebaiknya khatib menyampaikan hal-hal yang bersifat umum dalam khotbah, bukan hal-hal spesifik yang bisa menyerang orang per orang. “Sebaiknya khotbah itu ya mengajak orang berbuat baik, melarang orang berbuat jahat. Secara umum saja,” kata dia.

Tak hanya Ketua MUI yang menanggapi, Ahok pun segera merespon pertanyaan terkait pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN  Amien Rais, untuk menolak mendukungnya dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. “Ya kamu tanya sama Amien Rais dong. Emang dia yang punya PAN?” ucap Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2016).

Pantauan redaksi eveline, mendapati  netizen ramai menanggapi soal khotbah Idul Adha Amien Rais yang dinilai bermuatan politis. Berikut komentar netizen pada linimasa twitter. “hahahahaah wong tuo harus di alemin… tugas nya pak zul lah..”, tulis akun @fariz1234, sampaikan sindirannya.

Selanjutnya, seorang netizen mencoba mengingatkan partai PAN agar meminta Amien Rais tidak berbicara yang dapat menimbulkan polemik, “Mestinya PAN minta pd Amin Rais agar tdk bcr yg memancing polemik.. Meminta 1org u diam lbh mudah ketimbang meminta rakyat diam”. Tulis akun @ely_susianti sembari memberi saran.

Selain itu, ada juga seorang netizen nampak mengisyaratkan suhu politik yang memamans jelang Pilkada DKI 2017, “Wah gawat rame pada mau nglawan ahok,Yusril-SBY -Amin Rais”. Kicau akun @rejekipurwanto.

Di sisi lain, dukungan terhadap kotbah yang disampaikan Amien Rais mengalir dari netizen lain. berikut dua netizen terpantau,“Tidak ada yang salah dalam khotbah Amin Rais. Ia menyampaikan pesan penting untuk warga Jakarta”. Dikicaukan akun @AbduhHisyam. Sedang akun @KisanakKarta, juga nampak memberi dukungannya, ““Bagian khutbah yg penting adalah memberi nasihat. Amin Rais sdg menjalankannya saat itu”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Send this to friend