Komentar Netizen Tanggapi OTT KPK Terhadap Pejabat dan Jaksa di Pamekasan

Sumber Foto : Istimewa

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Rabu (2/8/2017). Sejumlah pejabat dibawa oleh petugas KPK terkait operasi ini, termasuk Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Kepala Inspektorat Sucipto Utomo dan Kepala Kejari Rudi Indra Prasetya.

Selain itu, KPK juga membawa Kepala Seksi Intel Sugeng, Kepala Seksi Pidana Khusus Eka Hermawan dan dua staf Kejari, serta dua staf Inspektorat dari Pemkab Pamekasan. Ditambah lagi dua kepala desa juga ikut dibawa, yakni Agus Kepala Desa Dasuk, Kecamatan Pademawu, Muhammad Ridwan, Kepala Desa Mapper, Kecamatan Proppo.

Pantauan redaksi eveline pada media sosial, mendapati beragam komentar terkait OTT KPK di Pamekasan, Jawa Timur. Sebagian besar netizen memberikan apresiasi atas kerja dari KPK, tidak sedikit yang memberikan dukungan terkait OTT tersebut. “ayo kpk terus bergerak bersih bersih rakyat indonesia mendukung mu” tulis Robin

Netizen pun merasa miris melihat kelakuan para pejabat yang tertangkap OTT KPK kali ini. Diantara mereka menuliskan kalau para pejabat tersebut tidak pernah jera melakukan tindak korupsi. Maling maling nggak ada jeranya karena hukum nya ringan banget bagi para koruptor blom remisi maka nya ke banyakan penjabat jadi maling,” tulis Ardian Yuda Dps Bali

Lebih lanjut, banyak netizen yang meminta agar para pelaku korupsi dapat dihukum seberat-beratnya agar tidak terulang kembali. Seperti yang dituliskan oleh Hairul Rahman,“Kalau bisa hukuman mati buat kotuptor biar kapok dan miskinkan keluarganya. Seperti di China masak Indonesia kalah dengan China”.

Sebelumnya, petugas KPK melakukan penyegelan terhadap dua kantor di Pamekasan, masing masing yaitu ruang kerja Kepala Inspektorat Pemkab Pamekasan dan ruang kerja Kasi Pidsus Kejari Pamekasan.

OTT kali ini diduga terkait dengan penggelapan anggaran dana desa di Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2015-2016. Penyidik KPK hingga kini masih melakukan pemeriksaan di Mako Mapolres Pamekasan, Jawa Timur.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend