KOPMA GPII Siap Amankan Habib Rizieq Di Surabaya, Netizen: Rapatkan Barisan Kawal Ulama

KOPMA GPII

(Sumber foto: Hukum – Rmol/Suara Investor)

Aksi Forum Kerukunan Umat Beragama dan Kebhinnekaan (FKUB) yang menolak kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ke Surabaya ditentang Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (KOPMA GPII).

“Langkahi dulu mayat kami jika mau bubarkan FPI,” ujar Komandan KOPMA GPII Kamal Lessy Lawang dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (27/1).

Kamal menilai para penuduh FPI sebagai pemecah belah bangsa, intoleran dan anti kebhinekaan adalah orang-orang munafik. “Kami tahu itu orang-orang pencari proyek semua, bicara sok mau bikin apel kebangsaan lah, apel akbar lah, ujung-ujungnya duit semua itu,” ujarnya.

Kamal menegaskan KOPMA GPII bersama-sama dengan Aliansi Tarik Mandat akan turun langsung menyambut dan mengawal ketua Dewan Pembina GNPF MUI tersebut yang akan mengisi tabligh akbar di Surabaya, Sabtu (28/1) besok. “Kami juga siap menghadapi ormas intoleran dan anti kebhinekaan yang mencoba coba bikin kacau, panggilan jihad ulama akan kami sambut dengan suka cita,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, menindaklanjuti imbauan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto, DPC PDIP Kota Surabaya dibawah komando Whisnu Sakti Buana sebagai ketua menggelar ‘Mimbar Untuk Rakyat’ di Kantor DPC Jl Kapuas Surabaya.

Sementara itu, rekaman video kegiatan PDIP Surabaya tersebut juga telah tersebar di laman Youtube. Terlihat dalam pidatonya, Sekretaris DPC PDIP Surabaya melakukan provokasi massa dengan mengajak untuk berperang hadapi FPI.

“Saya minta kepada seluruh warga Surabaya terutama kader PDIP agar menyikapi tindakan dan ucapan kelompok tertentu (FPI) yang ingin memecah belah bangsa, merongrong kewibawaan NKRI, dengan ini kami siap untuk perang,” ucapnya, Minggu (22/1/20170 pukul 22.10 wib.

Saifudin Zuhri juga menyatakan jika dirinya bersama seluruh kader PDIP se Surabaya hanya tinggal menunggu perintah dari DPP, termasuk jika diperintahkan untuk berperang.
“Saat ini memang hanya beberapa yang diundang, tetapi besok akan kami undang semua ormas, dan yang perlu dicatat, jika Surabaya diperintahkan untuk berangkat perang, kami akan siap,” tandasnya.

Pantauan redaksi eveline, mendapati netizen berkomentar terkait KOPMA GPII siap amankan kehadiran Habib Rizieq di Surabaya. Berikut komentar para netizen, “ALLOHU AKBAR…Alhamdullilah Umat Islam masih cinta Ulama…rapatkan barisan kawal Ulama…”, tulis netizen bernama Salmah Pipit.

Sebuah dukungan terhadap langkah KOPMA GPII juga diserukan netizen lain bernama Zepi Riatno, “Allahu Akbar,… kami bangga memiliki mahasiswa seperti anda yg msh memegang teguh prinsip beragama dan bernegara, lanjutkan dik… kami turut medoakan perlindungan untukmu dan saudaraku muslim yg lain”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend