Malaysia Kembali Langgar Wilayah Indonesia, Netizen Desak TNI Bertindak Tegas

Helikopter Malaysia Mendarat di Pos TNI Pulau Sebatik – sumber foto: Istimewa

Negara jiran Malaysia memang tidak menghormati kedaulatan Republik Indonesia. Setelah sebelumnya tercatat 9 pesawat tempur Malaysia melintas batas wilayah Indonesia di Ambalat, kini giliran helikopter sipil Malaysia yang bahkan dengan nekadnya mendarat di Pulau Sebatik wilayah Indonesia. Tak tangung-tanggung, helikopter yang kabarnya mengangkut Menteri Dalam Negeri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi ini landing di helipad milik TNI Angkatan Darat. Yang paling mengenaskan, pihak TNI di lokasi pendaratan tidak melakukan tindakan apa-apa dan membiarkan helikopter tersebut kembali mengudara setelah mendarat kurang lebih 5 menit disaksikan puluhan warga setempat.

Peristiwa memalukan ini terjadi pada Minggu 28 Juni 2015, sekitar pukul 08.40 WITA. Helikopter Bell 9M-YMH warna milik perusahaan Sabah Air ini terlihat berputar-putar tiga kali di atas wilayah Sebatik Tengah dan Sebatik Utara. Kemudian, pilot mendaratkan helikopter di helipad TNI, Pos Kotis Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia, Desa Aji Kunjing, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Lokasi ini berbatasan dengan wilayah Malaysia.

Warga yang melihat langsung mendekati lokasi kejadian. Seorang anggota TNI pun sempat berusaha mendekat, namun helikopter langsung mengudara dan kabur ke arah wilayah Malaysia. Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 521/ Dadaha Yudha, Letkol (Inf) Slamet Gunarso menyebut helikopter mendarat tanpa izin maupun konfirmasi.

Kementerian Luar Negeri menyatakan maskapai penerbangan Malaysia, Sabah Air Aviation, telah menyampaikan permintaan maaf ke Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Kinabalu karena helikopternya salah mendarat di wilayah Indonesia. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan pihak Kemenlu telah menindaklanjuti insiden pelanggaran wilayah oleh helikopter Malaysia itu dengan memanggil Wakil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Roseli Abdul.

Wakil Duta Besar Malaysia Roseli Abdul telah menyampaikan beberapa penjelasan, salah satunya bahwa helikopter Malaysia mendarat di wilayah Sebatik Indonesia karena mengira helipad yang dituju milik Malaysia. Dalam penjelasannya, disebut helikopter mengangkut Menteri Dalam Negeri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi yang sedang dalam perjalanan untuk melakukan kunjungan kerja ke Sungai Melayu di Sebatik Malaysia.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia terhadap pelanggaran wilayah Republik Indonesia oleh Malaysia dengan mendaratnya helikopter Malaysia tanpa izin di Pulau Sebatik? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 29 – 30 Juni 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 7.237 tweet membicarakan helikopter sipil Malaysia yang mendarat di wilayah Indonesia di Pulau Sebatik.

Netizen menyebut helikopter yang mengangkut Menteri Dalam Negeri Malaysia tersebut nekad mendarat di helipad Pangkalan TNI di Sebatik. Sebanyak 1.370 tweet menyebut soal ini. Lebih lanjut, netizen menyatakan kemarahan atas terulangnya kejadian pelanggaran wilayah Republik Indonesia oleh Malaysia. Netizen lewat 1.652 tweet menyebut Malaysia tidak menghormati kedaulatan RI dan mendesak TNI bertindak tegas.

Permintaan maaf yang disampaikan pihak perusahaan penerbangan Malaysia disebut-sebut netizen lewat 716 tweet. Namun hal ini tidak meredakan kemarahan publik Indonesia. Netizen juga mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mempertahankan wilayah NKRI lewat 366 tweet.

***

5 thoughts on “Malaysia Kembali Langgar Wilayah Indonesia, Netizen Desak TNI Bertindak Tegas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend