Massa Pendukung Calon Bupati Bentrok Dengan Polisi, Netizen Sebut Gowa Memanas

Massa Pendukung Calon Bupati Bentrok Dengan Polisi, Netizen Sebut Gowa Memanas

Konflik saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2015, akhirnya terjadi juga. Ratusan massa pendukung calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terlibat bentrok dengan aparat kepolisian dari Polres Gowa dan Brimob Polda Sulselbar di depan kantor Panwaslu Gowa. Bentrokan terjadi saat ratusan massa pendukung ingin menduduki kantor Panwaslu Gowa namun dibubarkan polisi pada Kamis, 10 Desember 2015.

Dari hasil pantauan di media sosial, khususnya Twitter. Redaksi eveline mendapati sebanyak 2.636 tweet, memperbincangkan tentang bentrok yang terjadi antara massa pendukung calon dan wakil bupati dengan pihak kepolisian di Gowa, Sulawesi Selatan. Pemantauan ini dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System pada periode 10 – 11 Desember 2015.

Bentrokan bermula saat massa pendukung Maddusila-Wahyu mengepung Kantor Panwaslu Gowa sejak pukul 17.00 Wita. Mereka menuntut Panwaslu mengeluarkan rekomendasi untuk mendiskualifikasi pasangan Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Karaeng Kio. Massa menuding pasangan Adnan-Kio berbuat curang dengan mendalangi pemindahan kotak suara dari Kantor Sekretariat Panitia Pemungutan Suara Kecamatan Pallangga ke Gedung SMK Negeri Grafika, Pallangga.

Hingga pukul 21.00 Wita, massa tetap bertahan di Kantor Panwaslu Gowa lantaran Panwaslu belum juga memberikan jawaban atas tuntutan massa. Hingga akhirnya, puluhan personel kepolisian yang dipimpin Kepala Kepolisian Resor Gowa Ajun Komisaris Besar Rio Indra Lesmana membubarkan massa secara paksa. Atas kejadian ini, netizen menyebut sebanyak 1.506 kicauan bahwa kondisi Kabupaten Gowa memanas.

Bentrokan ini baru berakhir pada pukul 23.00 Wita, setelah Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulselbar Brigjen Polisi Ike Edwin tiba di lokasi. Netizen menyebut sebanyak 903 kicauan, bahwa dalam bentrokan tersebut, satu personel Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat babak belur dihajar massa. Aparat itu dikeroyok puluhan orang yang mengamuk saat polisi berusaha memukul mundur massa ke Kompleks Balla Lompoa yang berada tak jauh dari kantor Panwaslu Gowa.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend