Mengundurkan Diri karena Tak Mau Dukung Ahok, Pengurus Golkar Ini Ramai Disindir Netizen

Mengundurkan Diri karena Tak Mau Dukung Ahok, Pengurus Golkar Ini Ramai Disindir Netizen

Sumber foto: liputan6 / cnnindonesia

Beberapa kader yang berbeda pemikiran dengan partainya soal dukungan terhadap pasangan calon gubernur di Pilgub DKI 2017 telah mengundurkan diri. Salah satunya adalah Boy Sadikin. Kader PDIP ini menyatakan mundur dari partai moncong putih karena tak mau mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Tak sampai disitu, kini kabarnya ada seorang pengurus Golkar yang melakukan hal serupa. Ketua Departemen Bidang Energi dan Energi Terbarukan, Dedy Arianto mundur dari kepengurusan Golkar.

Pengunduran Dedy ini ia nyatakan lewat pesan Whatsapp yang telah ia kirim pada Sekjen Golkar Idrus Marham, Senin (10/10) ini. Pesan tersebut ia nilai sebagai pernyataan resmi. Bila diminta untuk membuat surat pengunduran diri, ia akan membuatnya. Dedy juga mengatakan telah siap menerima sanksi berat dari partai beringin terkait pengunduran dirinya ini.

Baca: Tokoh Muda Golkar Kritik Dukungan Pengurus Partai Ke Ahok, Netizen: Golkar Bukan untuk Rakyat

Ada dua alasan mengapa Dedy taka mendukung pasangan Ahok- Djarot. Yang pertama adalah masalah keyakinan. Alasan yang kedua terkait dengan video pernyataan Ahok yang beredar luas di internet. Ia menilai Ahok telah melakukan kesalahan fatal yaitu melukai umat Islam.

Mundurnya Dedy dari kepengurusan partai beringin ini pun juga menarik komentar dari para pengguna media sosial twitter. Pengguna twitter ramai menyindir langkah Dedy tersebut.

“@detikcom baguslah kalau mengundurkan diri, rekan2nya juga sudah pada muak pada dia yg suka carimuka melulu,” tulis pengguna twitter dengan akun @wrahardian2 yang menyebut Dedy telah membuat keputusan tepat karena para rekannya di Golkar juga sudah muak dengan perilaku Dedy.

Pengguna twitter @Andi_Prayoghy berkicau bahwa pasangan Ahok- Djarot bukanlah sosok manusia sempurna. “@detikcom :maunya malaikat kalii yg didukung..namanya manusia nobody perfect ahok buat salah/khilaf itu wajar..sok suci lu eek.”

Baca: Komentar Netizen Soal Ribuan Pemuda Golkar Bentuk AFC Dukung Agus di Pilkada DKI

Alasan Dedy yang mundur karena beda keyakinan dengan Ahok juga mendapat komentar dari pengguna twitter. “@detikcom golkar partai nasionalis, kenapa dl gak masuk kader partai lain kayak ppp pkb pks dll,” sebut akun @RIANwp.

Sebelum Dedy, kader Golkar lain yang telah menyatakan mengundurkan diri karena kurang sepaham dengan keputusan partai adalah Sirajudin Abdul Wahab. Sirajudin lalu membentuk Agus Fans Club untuk mendukung pasangan Agus Yudhoyono- Sylviana Murni.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend