Menko Kemaritiman Rizal Ramli Tantang Wapres Jusuf Kalla Debat Terbuka, Netizen Nilai Tidak Pantas

Rizal Ramli Tantang Jusuf Kalla Debat – sumber foto: Istimewa

Baru seminggu dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli ramai disorot media dan publik. Bukan lantaran kinerja luar biasa setelah menggantikan posisi Indroyono Soesilo, namun karena komentar-komentarnya atas kebijakan pemerintah yang terkesan kontradiktif dengan fungsinya sebagai seorang menteri koordinator.

Langkah kontroversial Rizal Ramli diawali saat baru sehari dilantik sebagai menteri. Dia meminta pembatalan rencana pembelian pesawat Airbus 350 oleh Garuda Indonesia. Dengan alasan langkah pembelian ini tidak menguntungkan untuk bisnis Garuda, Rizal Ramli meminta rencana tersebut dibatalkan.

Pernyataan Rizal Ramli langsung mendapat reaksi. Salah satunya dari Menteri BUMN yang menanggapi secara keras. Menurut Rini, bisnis Garuda Indonesia berada di bawah domain Kementerian BUMN dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Sehingga semua pihak di luar itu tidak boleh ikut campur.

“BUMN itu (Garuda) jelas di bawah Kemenko Perekonomian, bukan di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Jadi, jangan ada yang mencampuri Garuda di luar Kemenko Perekonomian,” kata Rini sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com.

Presiden Joko Widodo sendiri langsung menegur Rizal Ramli atas pernyataannya tersebut. Jokowi secara tegas meminta Rizal untuk menyampaikan kritik di dalam rapat kabinet dan bukan di luar.

Belum lagi perbedaan pendapat kedua menteri Kabinet Kerja ini mereda, Rizal Ramli kembali membuat pernyataan sensasional. Saat mengunjungi Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Kamis 13 Agustus 2015 kemarin, Rizal mengkritik target pemerintah membangun pembangkit listrik 35.000 megawatt terlalu sulit dicapai. Bahkan, dia menilai bahwa proyek yang dicanangkan Jokowi hinga 2019 itu tak masuk akal.

“Saya akan minta Menteri ESDM dan DEN (Dewan Energi Nasional) untuk lakukan evaluasi ulang mana yang betul-betul masuk akal. Jangan kasih target terlalu tinggi tapi capainya susah, supaya kita realistis,” sebut Rizal Ramli sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Komentar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini langsung mendapat tanggapan. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut Rizal Ramli Harusnya memahami terlebih dahulu persoalan yang ada sebelum ia menyampaikan kritik. Dikutip dari Kompas.com, Jusuf Kalla menegaskan, “Tentu sebagai menteri, harus pelajari dulu sebelum berkomentar. Memang tidak masuk akal, tetapi menteri harus banyak akalnya. Kalau kurang akal pasti tidak paham itu memang. Itu kalau mau 50.000 megawatt pun bisa dibuat.”

Namun, alih-alih mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo dan saran Wapres Jusuf Kalla, Rizal Ramli justru bereaksi keras dengan menantang Wapres Jusuf Kalla untuk debat terbuka soal rencana pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt.

“Kalau mau paham, minta Pak Jusuf Kalla ketemu saya, kita diskusi di depan umum,” tantang Rizal Ramli sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Sikap Rizal Ramli yang kerap membuat pernyataan kontroversial mendapat sorotan dari Dewan pertimbangan Presiden. Anggota Wantimpres Suharso Monoarfa mengatakan, sikap yang ditunjukkan Rizal menggambarkan bahwa ia belum siap menjadi seorang pejabat negara. Lebih lanjut, Suharso meminta Rizal Ramli untuk mundur dari posisinya sebagai menteri.

“Kalau mau mengkritik lebih baik di dalam, tidak usah ribut di media. Kesantunan harus tetap dijaga agar Presiden atau pun Wakil Presiden tidak direpotkan dengan urusan kegaduhan seperti ini. Apalagi pernyataannya sudah menantang Wapres begitu,” sebut Suharso.

Bagaimana tanggapan publik, khususnya netizen Indonesia atas pernyataan kontroversial Rizal Ramli yang menantang Wapres Jusuf Kalla debat terbuka soal proyek listrik? Simak pantauan redaksi Eveline berikut.

Pemantauan dilakukan terhadap perbincangan di media sosial, khususnya Twitter selama periode 18 – 19 Agustus 2015. Pemantauan dilakukan menggunakan platform Evello Intelligent Tagging System. Terdapat 5.822 tweet membicarakan tentang Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli.

Netizen menyebut Rizal Ramli kerap membuat pernyataan kontroversial yang meresahkan publik. Bahkan, lewat 2.507 tweet netizen mengingatkan Rizal soal teguran Presiden Jokowi kepadanya untuk menyampaikan kritik di internal rapat kabinet dan bukan langsung di media massa.

Terkait dengan tantangan Rizal Ramli kepada Wapres Jusuf Kalla, netizen menyatakan hal tersebut tidak pantas dilakukan. Melalui 2.112 tweet netizen balik mengkritik Rizal Ramli atas tindakannya tersebut. Netizen menyatakan Rizal Ramli harusnya tahu diri atas posisinya sebagai menteri dan bukan pengamat.

Lebih lanjut, melalui 434 tweet netizen menyatakan tidak pantas seorang anak buah menantang atasannya seperti yang dilakukan Rizal Ramli terhadap Wapres Jusuf Kalla. Netizen menyatakan kekecewaannya atas perilaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini.

***

4 thoughts on “Menko Kemaritiman Rizal Ramli Tantang Wapres Jusuf Kalla Debat Terbuka, Netizen Nilai Tidak Pantas

  1. cantik

    blm i minggu jadi menteri sdh nantang wapres ini membuat hubungan antar penjabat tdk harmonis mestinya rizal bisa datang ke wapres membicarakan masalah ini jgn malah di umbar ke publik

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend