Meski Sudah Klarifikasi Soal Panama Papers, Netizen Tetap Minta Luhut Mundur

Meski Sudah Klarifikasi Soal Panama Papers, Netizen Tetap Minta Luhut Mundur

Sumber foto: democracynow / tempo

Publik kini masih membicarakan nama Luhut Panjaitan yang terdapat dalam dokumen Panama Papers. Sebelumnya, penelusuran tim investigasi majalah Tempo menemukan nama Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan dalam dokumen The Panama Papers.

Hasil investigasi majalah tempo ini tentu saja menjadi perbincangan berantai di media sosial, utamanya twitter. Informasi hasil investigasi majalah tempo bahkan sudah beredar sejak Jumat (22/4) melalui grup-grup diskusi tertutup, seperti melalui Whatsapp dan Blackberry Messenger.

Baca: Nama Luhut di Panama Papers, Netizen: Ada yang Berani Bully?

Mengetahui hal tersebut, Luhut pun memberikan klarifikasinya. Ia merasa dirugikan dengan pemberitaan dari Tempo tersebut. Hal ini dikarenakan desain sampul majalah tersebut seolah-olah saya telah melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kita, utamanya merugikan negara.

Investigasi Tempo tersebut, menurut Luhut, dilakukan pada saat ia belum menjabat sebagai pejabat publik seperti sekarang. Ia juga mengaku sejak telah melepas semua jabatan di perusahaan terkati per tanggal 31 Desember 2014. Terkait harta kekayaan yang ia miliki, sudah dilaporkan ke LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara).

Klarifikasi Luhut ini pun tak membuat pengguna twitter luluh. Malah, pengguna twitter tetep pada pendirian, yakni meminta Luhut mundur dari jabatannya sebagai menteri karena namanya terdapat pada Panama Papers. Salah satunya adalah cuitan dari akun twitter @asripeni3. “Ayo pak luhut mundur jg klo ktua BPK disruh mundur !!!” 

Hal yang sama juga diutarakan akun twitter @PartaiSocmed. “Agak lucu juga sih jika terhadap Harry Azhar Azis kita tuntut mundur, sementara terhadap Luhut dan Rini kita buatkan argumen legalnya.”

Selain permintaan mundur, ada juga pengguna twitter yang bertanya sudahkah ada petisi yang meminta Luhut mundur dari jabatannya sebagai menteri. “Ada Petisi Buat Luhut Untuk Mundur Dr Jabatan Menteri..? #SeriusNanya,” cuit @inteijen04.

Pengguna twitter dengan akun @_haye_ malah mengira klarifikasi Luhut soal Panama Papers adalah sebuah kebohongan. “Pak Luhut bohong? Ya biasa lah. Di sini kan bohong ga papa. Asumsi utama bahwa rakyat bodoh dan pasti percaya. Bohong itu biasa.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend