Muncul Video Gema Pembebasan UI Tolak Ahok, Netizen Serukan Hashtag #MahasiswaTolakAhok

Muncul Video Gema Pembebasan UI Tolak Ahok, Netizen Serukan Hashtag #MahasiswaTolakAhok

Sumber foto: pendidikanindonesia / blog-artikel

Salah seorang mahasiswa dari Universitas Indonesia bernama Boby Febry Sedianto menjadi perbincangan media. Hal ini tak lepas dari video yang dibuatnya berjudul ‘Gema Pembebasan UI Tolak Ahok’. Video itu berisi orasi menolak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tajahaja Purnama alias Ahok. Video itupun menjadi viral di internet.

Setelah menjadi viral di internet, Boby malah memberikan surat permintaan maafnya pada pihak kampus. Mahasiswa pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan itu membuat surat yang ditujukan kepada Rektor Universitas Indonesia yang berisi permohonan maaf serta penyesalannya kepada pihak kampus dan masyarakat luas.

Dalam video berdurasi kurang-lebih 1,5 menit itu, Boby menyatakan dia merupakan perwakilan dari Gema Pembebasan Universitas Indonesia dan menolak Ahok sebagai pemimpin Ibu Kota. Menurut Boby, Ahok, yang bukan beragama Islam, tidak layak dipilih. Tak hanya itu, ia juga membeberkan beberapa kasus yang diduga melibatkan Ahok.

Bersamaan dengan video tersebut, di media sosial twitter juga muncul hashtag #MahasiswaTolakAhok. Hahstag ini berisi dukungan pada mahasiswa untuk mulai bergerak melawan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. “Mahasiswa is Back. Tunjukkan Taringmu sbg pemuda yg bergerak brsma Rakyat, kau adlh kaum intelek yg Harus bersama Rakyat #mahasiswaTolakAhok,” kicau pengguna twitter dengan akun @____kingAJ.

Kicauan dukungan senada juga diutarakan akun twitter @EndodiK. “Biarkan Mahasiswa berbicara demokrasi Hapus mediasi diMeja Makan Mahasiswa jangan dibungkam #MahasiswaTolakAhok.”

“Setiap yang anti pasti di kecam begitu sebaliknya yang memuja aman!! #MahasiswaTolakAhok kami dukung rakyat bersama kalian,” cuit @macan_utara.

Akun twitter Universitas Indonesia, @univ_indonesia memberikan komentarnya terhadap video Boby. Akun twitter UI tersebut mengatakan bahwa video yang dibuat Boby merupakan video yang tidak resmi dan tak berhak mengatasnamakan UI. Video tersebut dinilai sebagai bentuk tindakan yang tidak mengindahkan etika kegiatan akademik pada umumnya & tata tertib kehidupan kampus pada khususnya.

Gema Pembebasan UI sendiri tidak diakui sebagai lembaga resmi. Sehingga, tidak diperbolehkan menggunakan logo dan nama UI. Kampus dengan almamater berwarna kuning itu kemudian menjelaskan bahwa institusi pendidikan menghormati hak individu dan memberikan kebebasan berpendapat bagi setiap sivitas akademika UI namun tetap harus mematuhi aturan dan tatatertib yang berlaku di kampus.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend