Netizen Dunia Kecam Pernyataan Donald Trump Soal Muslim Dilarang Masuk ke AS

Netizen Dunia Kecam Pernyataan Donald Trump Soal Muslim Dilarang Masuk ke AS

Donald Trump kembali jadi perbincangan dunia. Hal ini terkait dengan pernyataan kandidat Presiden Amerika dari Partai Republik soal muslim dilarang masuk ke AS. Donald Trump menyatakan larangan secara total dan menyeluruh untuk kaum muslim yang ingin masuk ke Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan oleh tim kampanye Donald Trump, Senin (7/12) waktu Amerika.

Pada pernyataan tersebut, Trump membicarakan tentang pencegahan imigrasi kaum muslim ke Amerika. Namun, statement “larangan secara total” dapat diartikan lebih luas dari sekedar soal imigrasi. Pernyataan Trump tersebut menilik pada sejumlah jajak pendapat “kebencian mendalam terhadap orang-orang Amerika dari segmen besar populasi Muslim.”

Salah satu hasil survei yang mereka soroti diambil dari Center for Security Policy, yang didirikan oleh seorang aktivis anti-Muslim. Pendiri lembaga ini banyak dituduh mempromosikan teori konspirasi dan dia mengklaim bahwa “gerakan jihad global” memang ada.

Redaksi Eveline melakukan pemantauan terhadap media sosial, khususnya twitter, pada periode 7-8 Desember 2015. Pemantauan yang dilakukan menggunakan Evello Intelligent Tagging System ini mendapati 214.203 tweet perbincangan dunia mengenai Donald Trump. Sedang 91.256 tweet netizen mengomentari pernyataan Trump soal muslim dilarang masuk ke AS.

Atas pernyataan yang dilontarkan oleh mantan bintang reality TV Donald Trump saat berpidato selama 50 menit di kapal perang USS Yorktown, netizen menyebut apa yang dikatakan Donal Trump sebagai hate speech. Hal ini terbukti dengan 13.675 kicauan menyebut hal tersebut di linimasa Twitter. Berikut beberapa kutipan apa yang diungkapkan netizen tentang hate speech ini. Akun twitter @DarakshanRaja mengatakan “Donald Trump is a fascist, racist, & anti-Muslim bigot. Cut his mic already. Hate speech against #Muslims is not freedom of speech“, ada pula “omg…Donald Trump’s mouth should be considered a lethal weapon. his hate speech will inspire so many racist psychos to kill enation” kicauan dari akun @TheLAproject.

Lebih lanjut, seorang wanita dari Aberdeen, Skotlandia bernama Suzanne Kelly menyerukan petisi yang melarang Calon Presiden AS dari partai Repubik Donal Trump untuk masuk ke Negara Inggris atas pidato yang bernada hate speech dan fitnah. Petisi ini sontak membuat netizen dunia membicarakan sebanyak 3.581 kicauan.

The Independent melaporkan bahwa petisi ini harus mengumpulkan 100.000 tanda tangan sebelum dapat diambil untuk debat oleh House of Commons di Parlemen Inggris. Berikut isi petisi yang dimaksud :

 

The signatories believe Donald J Trump should be banned from UK entry for his continued, unrepentant hate speech and unacceptable behaviour. His unacceptable behaviour is well documented, and we feel it foments racial, religious and nationalistic intolerance which should not be welcome in the UK.

The UK has banned entry to many individuals for hate speech. This same principle should apply to Donald J Trump. We cannot see how the United Kingdom can condone his entry to the country when many people have been barred for less.

***

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to friend